Mengapa Daya Tahan Tubuh Bisa Lemah? Cari Tahu di Sini!

5 Menit membaca
4835x Dibaca
Mengapa Daya Tahan Tubuh Bisa Lemah? Cari Tahu di Sini! Mengapa Daya Tahan Tubuh Bisa Lemah? Cari Tahu di Sini!

Perbesar Huruf :

Daya tahan tubuh adalah sistem yang berfungsi melawan infeksi. Sistem ini terdiri dari sel-sel khusus, jaringan, dan organ yang saling bekerja sama melindungi tubuh. Jika daya tahan tubuh lemah, tubuh tidak bisa mempertahankan diri dari berbagai penyakit.

Sayangnya, seiring pertambahan usia, proses penuaan akan membuat tubuh mengalami berbagai penurunan, termasuk daya tahan tubuh. Selain usia, menurunnya daya tahan tubuh dapat disebabkan oleh sejumlah faktor. Yuk simak lebih lengkap mengapa daya tahan tubuh bisa menurun.

Penyebab Daya Tahan Tubuh Lemah

Daya tahan tubuh yang lemah karena ada beberapa penyebab, seperti merokok, alkohol, nutrisi buruk, obat-obatan, infeksi flu, infeksi campak, gangguan autoimun, hingga HIV atau AIDS.

Diabetes juga menjadi penyebab lain yang membuat daya tahan tubuh menurun, dikarenakan sel darah putih tidak bekerja saat kadar gula darah tinggi. Bukan itu saja, kekurangan nutrisi penting seperti seng, selenium, dan vitamin B12 juga bisa membuat daya tahan tubuh menurun.

Penurunan daya tubuh pun akan dialami oleh pasien kanker, yang terjadi saat sel darah putih rendah, menjadi efek samping dari pengobatan kanker.

Ciri-ciri Lemahnya Daya Tahan Tubuh

Ciri utama dari imunitas lemah adalah kerentanan diri terhadap berbagai macam infeksi penyakit.

Daya tahan tubuh yang lemah cenderung membuat orang lebih sering mengalami infeksi, dan mungkin penyakitnya lebih parah atau lebih sulit untuk diobati. Misalnya saja lebih sering terserang flu atau luka sulit sembuh.

Beberapa infeksi yang sering dialami oleh orang dengan daya tahan tubuh lemah antara lain radang paru-paru, meningitis, bronkitis, dan infeksi kulit.

Selain itu, orang dengan imunitas lemah lebih mungkin mengalami gangguan autoimun, radang organ dalam, kelainan darah, kehilangan nafsu makan, diare, kram perut, serta keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan anak-anak.

Beberapa kondisi berikut juga bisa menjadi ciri-ciri sistem kekebalan tubuh menurun:

1. Sering mengalami pilek atau flu

Biasanya saat seseorang lebih sering terkena pilek atau flu, bahkan pneumonia, menandakan adanya masalah pada daya tahan tubuhnya.

Normalnya, orang dewasa akan mengalami dua sampai tiga kali pilek per tahun, dan mayoritas orang sembuh dalam waktu 7-10 hari. Namun jika membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, atau bahkan mengalami pilek, infeksi sinus, maupun infeksi telinga, maka bisa jadi daya tahan tubuh Anda sedang lemah.

2. Kelelahan

Saat daya tahan tubuh melemah, Anda akan merasa tidak bertenaga dan sangat lelah. Seperti saat terserang flu, Anda mungkin merasa sangat mengantuk bahkan sulit untuk bangkit dari tempat tidur. Ini karena saat daya tahan tubuh menurun, begitu juga dengan energi Anda.

3. Stres

Coba perhatikan, saat mengalami stres yang sangat tinggi pasti Anda mudah terserang penyakit. Hal ini bukan kebetulan. Penelitian menemukan bahwa stres kronis dapat mengurangi kemampuan sel kekebalan dalam melawan penyakit. Stres berlebih juga meningkatkan kadar kortisol yang melemahkan daya tahan tubuh.

4. Masalah pencernaan

Saat daya tahan tubuh melemah, seseorang mungkin mengalami masalah pencernaan seperti diare, berkurangnya nafsu makan, atau sembelit. Ini karena, sistem kekebalan tubuh erat kaitannya dengan kesehatan saluran pencernaan.

5. Kulit terasa gatal dan meradang

Kulit adalah pertahanan pertama tubuh. Saat daya tahan tubuh melemah, biasanya akan ditandai dengan infeksi kulit seperti ruam atau kulit kering. Eksim, reaksi alergi, infeksi bakteri, jamur, dan virus seperti herpes pada kulit menjadi tanda lemahnya sistem daya tahan tubuh.