6 Jenis Olahraga untuk Lansia yang Aman di Tengah Masa Pemulihan

6 Jenis Olahraga untuk Lansia di Tengah Masa Pemulihan 6 Jenis Olahraga untuk Lansia di Tengah Masa Pemulihan

Perbesar Huruf :

Setelah pulih dari sakit, lansia memang perlu untuk kembali melakukan olahraga demi mempercepat proses penyembuhan. Namun sebelum memulai olahraga untuk lansia yang baru pulih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: 

1. Pastikan bahwa suhu badan Anda selama 48 jam terakhir dalam suhu normal atau tidak sedang demam.

2. Mulai olahraga untuk lansia secara perlahan selama dua hingga tiga minggu pertama setelah pulih dari sakit

3. Lakukan olahraga sesuai kemampuan Anda

4. Hentikan olahraga jika tubuh merasa lelah, lemas, atau sakit di bagian tubuh tertentu

5. Jika saat atau setelah berolahraga Anda merasa pusing, mual, nyeri otot atau sendi, dan sesak napas segera konsultasi dengan dokter

6. Jika tubuh tidak mengalami keluhan apa pun setelah melakukan olahraga di masa pemulihan barulah Anda bisa melakukan olahraga seperti semula

 

Jenis Olahraga untuk Lansia yang Dapat Dilakukan di Masa Pemulihan

Jika sudah mempertimbangkan hal-hal di atas dan Anda merasa tubuh sudah lebih baik, sekarang waktunya memilih jenis-jenis olahraga berikut:

 

1. Jalan Santai

Berjalan kaki bisa jadi olahraga untuk lansia yang cenderung aman bagi yang baru pulih dari sakit. Cobalah untuk berjalan kaki 30 menit. Salah satu manfaatnya mampu membuat pernapasan lebih lancar.

 

2. Jogging

Jogging menjadi salah satu olahraga untuk lansia yang bisa meningkatkan mood lebih baik dan bantu meregangkan otot. 

 

3. Bersepeda dengan Intensitas Ringan

Jika masih dalam pemulihan, bersepeda dengan intensitas ringan masih boleh dilakukan. Olahraga sepeda sendiri menjadi cara menjaga kesehatan otot, memperkuat tulang, dan mengontrol berat badan.

 

4. Renang

Berenang dianggap aman bagi lansia karena termasuk jenis olahraga yang tidak memberatkan sendi. Beberapa manfaat berenang untuk lansia yaitu membuat tidur lebih nyenyak, mengurangi rasa sakit, menjaga keseimbangan, dan membuat kelenturan tubuh lebih meningkat. 

 

5. Tai Chi

Olahraga untuk lansia selanjutnya tai chi. Olahraga asal Tiongkok ini memiliki gerakan pelan dan terfokus pada pernapasan serta pikiran. Bila dilakukan rutin bagus untuk menjaga kesehatan otot dan sendi. 

 

6. Yoga

Memilih yoga sebagai salah satu jenis olahraga untuk lansia juga bisa dilakukan. Yoga termasuk aktivitas olahraga yang berintensitas rendah. Latihan yoga yang fokus pada teknik pernapasan mampu mengurangi stres.

Baca juga: Jenis Olahraga untuk Lansia & Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

 

Saat masa pemulihan, selain dibantu dengan olahraga untuk lansia serta mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, pastikan juga untuk mengonsumsi HMB demi memperlambat terjadinya risiko sarkopenia.

 

HMB atau asam β-hydroxy β-methylbutyric termasuk metabolit aktif dari asam amino leusin yang mampu menekan pemecahan protein. Tubuh manusia yang sehat biasanya mampu menghasilkan  HMB. Tapi, usia yang terus bertambah, jumlahnya akan berkurang. Itu sebabnya HMB perlu didukung dengan asupan lain yang bergizi agar mencegah risiko hilangnya massa otot.

 

Salah satu cara mendapatkan asupan dari HMB yaitu dengan mengonsumsi susu Goldsure by Ensure. Di dalamnya juga terdapat Triple Protein yang bantu mempertahankan kekuatan otot lansia di masa pemulihan. Tiga jenis protein tersebut yaitu whey, soya, dan kasein. Ketiganya menjadi perpaduan yang unik dan akan bekerja secara lebih optimal bagi orang tua.

 

Goldsure by Ensure juga mengandung nutrisi lain yang bantu menjaga daya tahan dan kekuatan tubuh serta  mempercepat proses pemulihan. Manfaat tersebut bisa diperoleh dari tinggi kalsium dan vitamin D, kandungan serat FOS, omega-3 dan 6, 14 vitamin dan 9 mineral, rendah laktosa, dan juga memiliki rasa yang lezat untuk dikonsumsi lansia setiap hari. 

 

Jika tubuh sudah sehat, Anda bisa melanjutkan mengonsumsi susu Ensure dua kali sehari agar bantu memberikan  kekuatan dan membuat tubuh jadi aktif sepanjang hari. Susu Ensure mengandung Triple Protein (whey, kasein, dan soya) yang gampang dicerna dan diserap tubuh. Ada juga 14 vitamin dan 9 mineral, sumber serat pangan, sumber vitamin D dan tinggi kalsium, omega 3 dan 6 yang bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. Bukan cuma itu, Ensure juga tidak mengandung pemanis buatan dan rendah laktosa sehingga nyaman di perut.

 

Baca juga: Apa Saja Sih, Manfaat Olahraga Ringan di Rumah bagi Lansia?