Daya Tahan Tubuh Menurun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya di Sini!

946x Dibaca
Daya Tahan Tubuh Menurun? Penyebab & Mengatasinya di Sini! Daya Tahan Tubuh Menurun? Penyebab & Mengatasinya di Sini!

Perbesar Huruf :

Menurunnya daya tahan tubuh bisa membuat kita mudah jatuh sakit dan terserang infeksi. Ada beberapa faktor yang bisa membuat daya tahan tubuh menurun, di antaranya pola makan yang buruk, malas berolahraga, kurang tidur, hingga stres.

Daya tahan tubuh adalah hal penting yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam membentengi diri dari virus atau kuman. Oleh karena itu, setiap orang wajib mengetahui cara menjaga daya tahan tubuh.

Dengan sistem imunitas tubuh yang kuat, kita juga tidak mengalami gejala yang parah saat terserang infeksi. Pemulihan pasca sakit juga menjadi lebih cepat saat sistem imunitas kita kuat.

Memiliki sistem daya tahan tubuh yang lemah juga membuat kita rentan mengalami gangguan autoimun, radang organ dalam, kelainan darah, dan masalah pencernaan. Pada anak-anak, rendahnya daya tahan tubuh akan menyebabkan keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan.

Mengapa Daya Tahan Tubuh Bisa Menurun?

Pada dasarnya, sistem imun merupakan penjaga tubuh dari serangan substansi asing, baik yang berasal dari luar atau dari dalam.

Substansi asing tersebut dikenal dengan istilah imunogen atau antigen. Saat imunogen masuk, tubuh akan meresponnya dengan membentuk respon imun. Jika respon imun tidak dapat mempertahankan tubuh dari imunogen, maka kita akan jatuh sakit.

Sistem kekebalan tubuh kita akan menurun saat ada bakteri, parasit, jamur atau virus yang menyerang tubuh. Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab daya tahan tubuh menurun antara lain konsumsi makanan tak sehat, kurang tidur, stres, atau wabah flu yang sering terjadi saat musim hujan.

Perubahan musim juga bisa mempermudah terjadinya infeksi. Hal ini tentu akan mengganggu Anda yang terbiasa aktif melakukan aktivitas. Sebab, Anda bisa mudah terkena pilek, batuk, atau berbagai kondisi lain yang mempengaruhi daya tahan tubuh.

Oleh karena itu, sebisa mungkin kita harus mencegah imun tubuh menurun. Nah, ternyata ada beberapa tanda yang menunjukan bahwa sistem kekebalan tubuh menurun. Berikut tanda menurunnya imun tubuh:

1. Sering Batuk Dan Pilek

Batuk dan pilek sebenarnya adalah respon tubuh dalam membersihkan kuman penyebab penyakit. Biasanya, pilek dan batuk tersebut akan sembuh dalam hitungan hari. Namun jika batuk atau pilek tersebut tidak kunjung sembuh, hal itu adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang berjuang melawan melawan kuman atau penyakit yang menyerang tubuh.

2. Mengalami Masalah Pencernaan

Jika Anda sering mengalami diare, gas atau sembelit, itu bisa menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh Anda sedang terganggu. Adanya gangguan pada pencernaan merupakan respon fisik yang terjadi saat bakteri dan mikroorganisme baik yang hidup di pencernaan sedang menjaga usus Anda dari infeksi dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

3. Penyembuhan Luka yang Lambat

Kulit akan mengalami luka atau kerusakan saat Anda terkena api, terpotong, atau tergores. Namun, tubuh akan menyembuhkan luka tersebut dengan mengirimkan darah yang kaya nutrisi ke luka untuk membantu regenerasi kulit baru.

Proses penyembuhan luka tersebut juga bergantung pada sel-sel kekebalan tubuh yang sehat. Tetapi jika sistem kekebalan Anda melemah, kulit Anda tidak dapat beregenerasi dan luka akan sembuh lebih lama.

4. Sering Merasa Lelah

Bekerja dari pagi hingga petang tentu akan membuat tubuh kita lelah. Namun jika Anda merasa sudah cukup tidur dan masih merasa lelah, hal itu merupakan pertanda besar bahwa daya tahan tubuh kita sedang melemah. Rasa lelah tersebut merupakan efek dari sistem kekebalan tubuh yang sedang menghemat energi agar bisa melawan kuman.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan Penambah Imun Tubuh Yang Wajib Dikonsumsi

Penyebab dan Faktor Risiko Daya Tahan Tubuh Menurun

Untuk memahami lebih lanjut, maka kita juga perlu mengetahui apa yang menyebabkan daya tahan tubuh lemah.

Ada beberapa penyebab dan faktor risiko yang bisa membuat daya tahan tubuh menurun, berikut di antaranya:

1. Usia

Seiring bertambahnya usia, organ dalam tubuh bekerja kurang maksimal. Bahkan, organ yang berhubungan dengan daya tahan tubuh seperti timus atau sumsum tulang pun menghasilkan lebih sedikit sel kekebalan yang dibutuhkan untuk melawan infeksi.

2. Stres

Riset dalam American Psychological Association, stres jangka panjang melemahkan respons sistem kekebalan Anda. Hal ini terjadi karena stres dapat menurunkan limfosit tubuh, sel darah putih yang membantu melawan infeksi. Semakin rendah kadar limfosit Anda, semakin tinggi risiko Anda terinfeksi virus.