Cara Menghitung Berat Badan Ideal Lansia & Tips Mudah untuk Meraihnya!

4836x Dibaca
Tips & Cara Menghitung Berat Badan Ideal Lansia - Ensure Tips & Cara Menghitung Berat Badan Ideal Lansia - Ensure

Perbesar Huruf :

Entah itu karena menurunnya nafsu makan atau berkurangnya aktivitas tubuh, banyak dari kita yang memasuki usia emas yang mengalami penurunan berat badan. Untuk menghentikan penurunan ini, maka tak heran jika kita harus lebih banyak makan, berolahraga, atau minum susu penambah berat badan setiap hari.

 

Tapi, berapakah sebenarnya berat badan ideal yang harus kita raih? Berikut cara menghitung berat badan ideal serta tips yang bisa Anda lakukan untuk meraihnya!

 

Apa Itu Berat Badan Ideal?

Berat badan ideal adalah suatu massa tubuh atau berat pada tubuh yang sesuai dengan tinggi badan. Pada intinya bisa mendukung kesehatan tubuh dan kelangsungan hidup Anda.

Tinggi badan bisa menjadi penentu berapa berat badan ideal Anda, akan tetapi perlu diingat bahwa terdapat beberapa faktor yang harus menjadi acuan, seperti massa otot, usia Anda, jenis kelamin, hingga bagaimana bentuk tubuh.

Terdapat beberapa keuntungan jika Anda memilih berat badan yang ideal. Anda bisa terhindari dari berbagai penyakit - penyakit serius, yang dimana kebanyakan faktor utamanya adalah dari kelebihan berat badan. Seperti, penyakit jantung, diabetes, atau tekanan darah tinggi. Sementara jika Anda kekurangan berat badan juga bisa menjadi sumber penyakit, seperti, anemia, gangguan tumbuh kembang, hingga berakibat pada osteoporosis.

Berat badan ideal tidak semata - mata hanya badan yang "langsing", akan tetapi berbicara tentang berat badan yang sesuai dengan tinggi badan. Sebagai contoh jika seseorang memiliki tinggi 170cm maka berat badan idealnya bisa diangka 65 - 75kg. Lain jika tinggi badan kurang atau lebih dari 170cm.

Cara Menghitung Body Mass Index Atau IMT

Cara Menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan mengetahui angka body mass index (BMI). Indeks massa tubuh (IMT) atau BMI dihitung dengan mempertimbangkan faktor berat dan tinggi badan. Ketika hasilnya keluar, Anda akan dapat menentukan apakah berat badan kurang, normal, berlebihan, serta obesitas.

 

Berikut adalah cara menentukan angka BMI Anda!

 

BMI = Berat badan dalam kg : (tinggi badan dalam meter x tinggi badan dalam meter)

 

Selanjutnya, di bawah ini adalah contoh menerapkan perhitungan BMI jika berat badan Anda 75kg dan tinggi badan Anda 175cm atau 1,75m!

 

BMI = 75kg : (1,75x 1,75)m2 = 24.5

 

Setelah mengetahui angka ini, Anda bisa menentukan kategori berat tubuh yang mana yang sesuai. Secara umum, orang dengan nilai BMI di bawah 18,5 terbilang berat badan kurang; 18,5-24,9 terbilang normal; 25-29,9 terbilang berlebihan; dan di atas 30 terbilang obesitas.

 

Namun, belakangan ini ditemukan bahwa kategori tersebut tidak bisa diterapkan pada lansia. Ketika menghitung berat badan ideal untuk, kategori perlu disesuaikan dengan mempertimbangkan faktor mortalitas. Menurut riset di The American Journal of Clinical Nutrition, lansia memiliki BMI di bawah 20 dan di atas 37 memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

 

Berikut kategori yang bisa Anda terapkan!

 

- Berat Badan Kurang : <23

- Berat Badan Normal : 23-30

- Berat Badan Berlebih : >31

 

IMT (Indeks Massa Tubuh) Lansia Menurut WHO

Menurut WHO IMT atau Indeks Massa Tubuh adalah suatu standar tolak ukur berat badan berbanding dengan tinggi badan dan berfungsi untuk mengkategorikan apakah seseorang tersebut kelebihan atau kekurangan berat badan.

Cara mengetahui IMT yang tepat ialah dengan berat badan dalam satuan KG (kilogram) dibagi oleh tinggi badan dalam satuan m2. Jadi jika dalam rumus, (KG/m2).

Terdapat 5 klasifikasi IMT untuk dewasa, seperti:

  1. IMT < 18,5 : dikategorikan Berat Badan Terlalu Rendah
  2. IMT 18,5 - 24,9 : dikategorikan Berat Badan Normal
  3. Indeks 25 - 29 : Termasuk kategori Gemuk
  4. Indeks 30 - 39,9 : Kategori Obesitas
  5. IMT >40 : Kategori Obesitas berlebihan atau Risiko Tinggi

Pertanyaannya, berapa IMT Ideal untuk lansia? Jawabannya, berada di angka 25 hingga 27. IMT orang tersayang disarankan jangan sampai pada angka dibawah 25. Untuk lansia berumur 65 tahun, disarankan untuk memiliki IMT lebih tinggi dari kategori diatas, yaitu diatas 25, agar menjaga orang tua terkasih dari penyakit tulang seperti osteoporosis atau gangguan tulang lainnya.

Cara Menaikkan Berat Badan Lansia

Menghitung berat badan ideal dan mengetahui kategori berat badan Anda memang cukup mudah dilakukan. Tapi, pastikan Anda juga melakukan upaya agar berat badan tetap ideal. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan dengan mudah!

 

Mengonsumsi makanan dengan porsi lebih sedikit dan sering akan terasa lebih mudah dibandingkan makan besar sebanyak 3 kali sehari. Bila perlu, Anda juga bisa memakan camilan di pagi dan siang hari untuk menambah asupan kalori. Namun, pastikan camilan dan makanan yang Anda makan sehat, penuh nutrisi, dan berkualitas!

 

Di usia tua, wajar jika nafsu makan berkurang atau kita mengalami kesulitan saat mengunyah. Untuk membantu menangani masalah ini, Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi kalori, tapi dengan tekstur yang lembut, seperti alpukat, selai kacang, dan lainnya.

 

Baca Juga: Susu dan Nutrisi Untuk Menambah Berat Badan

 

Banyak dari kita yang makan lebih sedikit karena enggan masak. Namun, tahukah Anda bahwa hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan? Sebagai contoh, Anda bisa membuat makanan dalam jumlah banyak serta menyimpannya di freezer. Ketika ingin makan, Anda bisa memanaskannya dengan mudah. Selain itu, Anda juga bisa memilih menu yang mudah dibuat, seperti oatmeal.

 

Menambahkan nilai kalori pada makanan bisa dilakukan dengan mudah. Anda bisa menaburkan biji chia atau biji rami ke dalam oatmeal, yogurt, salad, dan menu-menu lainnya. Kedua biji ini bersifat serbaguna dan bisa menambah asupan kalori dan omega-3 harian Anda.

 

Lansia lebih rentan mengalami penurunan massa otot atau sarcopenia. Nah, untuk menghindarinya, Anda juga perlu meningkatkan asupan proteion, bukan hanya kalori saja. Pasalnya, protein memiliki manfaat yang krusial bagi tubuh, seperti membentuk serta memperbaiki jaringan tubuh dan sel, memelihara kekuatan otot, menjaga ketahanan tubuh dan kesehatannya secara keseluruhan, mempertahankan fleksibilitas dan keseimbangan yang dimiliki tubuh, serta mendukung daya tahan tubuh.

 

Tapi, bagaimana cara memperolehnya dan berapa banyak protein yang kita butuhkan setiap harinya, ya? Anda tidak perlu khawatir karena, pada artikel berikut ini, Anda akan menemukan berbagai contoh sumber protein, kebutuhan protein harian, serta ide makanan sehat tinggi protein yang diharapkan dapat menginspirasi dan membantu Anda memenuhi asupan protein harian.

 

Bersamaan dengan konsumsi protein, pastikan Anda juga berolahraga setiap hari agar massa otot bisa dipertahankan secara optimal. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan, bersepeda, dan juga senam setidaknya 150 menit seminggu.

 

Demikian tadi informasi tentang cara menghitung berat badan ideal serta tips meningkat berat badan yang bisa dengan mudah diterapkan. Selanjutnya, guna mendukung peningkatan berat badan dan massa otot, jangan lupa untuk minum susu tinggi protein, seperti Ensure.

Susu Ensure sering dikenal sebagai susu penambah berat badan. Namun, perlu diketahui bahwa susu Ensure lebih dari itu karena mengandung formula Triple Protein (kasein, whey, dan soya) guna mendukung kekuatan otot serta berbagai kandungan lainnya untuk mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh, seperti 14 Vitamin & 10 Mineral (termasuk Kalsium & Vitamin D yang tinggi), Omega-3 & 6, dan juga serat pangan. Kombinasi seluruh kandungan ini dapat dukung kekuatan dan daya tahan agar Anda tetap aktif sepanjang hari. Selamat mencoba!