Bagaimana Cara Memaksimalkan Penyerapan Makanan dan Susu Protein Tinggi? Berikut Penjelasannya!

Bagaimana Cara Memaksimalkan Penyerapan Makanan dan Susu Protein Tinggi? Berikut Penjelasannya! Bagaimana Cara Memaksimalkan Penyerapan Makanan dan Susu Protein Tinggi? Berikut Penjelasannya!

Perbesar Huruf :

Salah satu nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh manusia adalah protein. Faktanya, nama protein itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu proteos yang berarti ‘primary’. Dengan kata lain, protein merupakan asupan prioritas yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.  Hal ini bisa dibuktikan dari beberapa bagian tubuh yang sebagian besar didukung oleh kadar protein, seperti otot, rambut, mata, hormon, dan enzim.

Lebih dari itu, protein juga berperan untuk mendukung pemulihan jaringan dalam tubuh. Tentu saja, kebutuhan protein bisa terpenuhi dengan asupan makanan yang kaya akan zat tersebut. Daging, ikan, dan telur, misalnya, mengandung protein yang tinggi. Selain itu, susu protein tinggi juga patut untuk dikonsumsi untuk menunjang kebutuhan kalori harian Anda.

Namun, apakah Anda tau asupan-asupan yang kaya akan protein? Ternyata, memilih asupan protein yang tepat dapat membantu efektivitas penyerapannya, lho. Lantas, bagaimana cara tubuh menyerap dan mencerna protein? Lalu, bagaimana cara memaksimalkan penyerapan makanan dan susu protein tinggi sehingga nutrisi untuk daya tahan tubuh dapat senantiasa terjaga? Baca artikel ini lebih lanjut, ya!

 

Mendapatkan Asupan Protein Bagi Tubuh

Selain daging, ikan, dan telur, makanan serta minuman di bawah ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, termasuk juga asam amino dalam protein.

        Almond

Kacang almond mengandung nutrisi penting seperti serat, vitamin E, mangan, dan magnesium. Kendati demikian, perlu diingat bahwa almond tidak direkomendasikan bagi Anda yang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan.

        Dada Ayam

Tanpa kulit, dada ayam mengandung kadar protein yang tinggi, yaitu sekitar 75%.

        Gandum

Terdapat serat sehat, magnesium, mangan, tiamina atau vitamin B yang berperan dalam metabolisme karbohidrat, dan nutrisi penting lainnya dalam gandum.

        Keju Lembut

Beda dengan keju biasa, cheese cottage atau keju lembut sarat akan fosfor, kalsium, vitamin B2, vitamin B12, dan kandungan bergizi lainnya.

        Yoghurt Saring

Yoghurt saring biasa disebut juga sebagai Greek Yoghurt. Minuman ini memiliki fosfor, kalsium tinggi, selenium, riboflavin, dan vitamin B12.

        Brokoli

Vitamin C, vitamin K, serat, kalium, dan nutrisi bioaktif terkandung dalam brokoli. Bahkan, brokoli dianggap sebagai sayuran dengan kandungan protein tertinggi dibanding sayuran lainnya.

        Roti Ezekiel

Roti ezekiel mengandung biji-bijian dan kacang-kacangan organik. Di dalamnya juga terdapat gandum, kedelai, serta lentil. Dengan demikian, roti ezekiel mengandung protein dan serat yang tinggi.

        Susu

Susu dianggap sebagai minuman yang mengandung protein berkualitas tinggi. Selain itu, minuman ini juga mengandung fosfor, kalsium, dan vitamin B2.

Penyerapan Protein Dalam Tubuh

Protein sudah mulai dicerna oleh tubuh ketika Anda mengunyah atau meminum. Berarti, penyerapan protein pertama-tama terjadi di dalam mulut. Setelah itu, protein akan memecah di dalam perut menjadi asam amino yang kecil. Kemudian, dengan peptida, pankreas lantas mengumpulkan pecahan asam amino tersebut untuk diproses lebih lanjut oleh protease yang akan memecah asam amino menjadi partikel yang lebih kecil lagi. Asam amino lalu dibawa menuju aliran darah dan hati. Selanjutnya, sel-sel di dalam tubuh Anda akan mencerna protein sebagai pemulih jaringan serta pengembang otot.

Asupan yang Bisa Memaksimalkan Penyerapan Protein

Ternyata ada beberapa cara patut diterapkan demi meningkatkan efektivitas penyerapan protein di dalam tubuh. Apa saja?

        Mengonsumsi makanan yang kaya protease

Protease adalah enzim yang memecah protein menjadi peptida kecil dan asam-asam amino sehingga dapat dicerna lebih baik. Asupan yang sarat akan protease yaitu buah tin atau ara, kiwi, mangga, pepaya, nanas, dan yoghurt.

        Meminum minuman yang memperlancar pencernaan

Ada beberapa minuman yang mampu memperlancar pencernaan Anda. Contohnya adalah air jahe, air lemon, atau jus jeruk yang diminum pada pagi hari. Lancarnya pencernaan akan membantu proses penyerapan protein di dalam tubuh.

        Kombinasi nutrisi

Protein bisa dicerna apabila dikombinasikan dengan nutrisi lain. Buah-buahan dapat dicampur dengan dengan kacang-kacangan, misalnya. Bahkan, dal atau kacang lentil India bisa dikonsumsi bersama nasi, mengingat protein di dalam dal hanya dapat diserap ketika kandungan metionina pada beras bertemu dengan lisina pada dal.

Perlu diketahui juga, berdasarkan penelitian The Journal of Nutrition, kombinasi protein susu (whey dan kasein) dengan protein nabati (soy) mengandung asam amino esensial yang bisa memberikan dampak positif bagi otot. Kombinasi ini biasa disebut triple protein yang juga terkandung dalam susu protein tinggi. Ditambah lagi, dengan adanya kandungan nabati, protein dapat bertahan lama dalam tubuh serta mudah diserap dan dicerna.

        Tidak terburu-buru mengunyah

Barangkali cara ini sering kali kita remehkan. Namun, mengunyah secara teratur mampu menyokong penguraian makanan dengan baik. Asam amino dalam protein pun dapat dicerna dengan optimal.

Cara Lain untuk Meningkatkan Efektivitas Penyerapan Protein

Selain dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan nutrisi, pola hidup sehat juga mampu menciptakan daya serap dan cerna protein yang baik dalam tubuh Anda. Terlalu banyak kafein, merokok, alkohol, dan mengonsumsi makanan dengan serat berlebih bisa berdampak pada proses pencernaan protein.

Terlebih, Anda disarankan juga untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dalam satu waktu. Sebaiknya, makanlah dengan porsi yang sedikit, namun sesering mungkin pada waktu yang berbeda. Bahkan, beberapa sumber menyarankan Anda untuk melakukan diet sehat guna menjamin keseimbangan nutrisi dalam tubuh.

Diet sehat ini dapat Anda terapkan dengan memperhatikan cara menjaga berat badan. Selain itu, apabila Anda sudah memasuki tahap lanjut usia, perhatikan juga kebutuhan makanan sehat untuk lansia melalui sumber-sumber yang kredibel.

Berolahraga tentu tidak boleh dilupakan sebagai salah satu faktor yang menunjang kebugaran tubuh Anda. Nyatanya, berolahraga bisa membantu peningkatan keseimbangan protein otot. Penelitian dari Jurnal Sports Med. menyatakan bahwa penyerapan protein dinilai efektif ketika Anda mengonsumsi makanan berprotein sebelum dan setelah melakukan aktivitas berat seperti berolahraga.

Banyak cara yang dapat diterapkan untuk membantu proses penyerapan makanan dan susu protein tinggi. Jika Anda sudah memasuki usia dewasa, jangan ragu juga untuk mengonsumsi Ensure sebagai salah satu nutrisi yang mengandung protein tinggi dan Triple Protein. Terdapat kombinasi whey, casein, dan soya di dalamnya. Selain itu, ada pula kandungan 14 vitamin & 9 mineral, Omega 3 & 6, dengan tingkat laktosa yang rendah serta nutrisi penting lainnya yang mampu melengkapi kebutuhan nutrisi bagi Anda yang sudah dewasa dan lansia.

Sebelum membeli, silakan baca label kemasan Ensure terlebih dahulu dan simak informasi selengkapnya tentang produk-produk abbott ensure secara lengkap, ya!

 


Sumber:

https://healthyeating.sfgate.com/nutrition-weakened-adrenals-4812.html

https://www.livestrong.com/article/548836-what-helps-absorb-protein/

https://www.healthline.com/health/protein-digestion#absorption

https://www.healthline.com/nutrition/20-delicious-high-protein-foods#TOC_TITLE_HDR_16

https://www.healthline.com/nutrition/functions-of-protein#TOC_TITLE_HDR_11

https://www.healthshots.com/healthy-eating/nutrition/how-to-increase-protein-absorption-in-your-body/

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23343671/