Bolehkah Lansia Makan Daging? Temukan Jawabannya di Sini!

483x Dibaca
Bolehkah Lansia Makan Daging? Temukan Jawabannya di Sini! Bolehkah Lansia Makan Daging? Temukan Jawabannya di Sini!

Perbesar Huruf :

Proses penambahan umur atau penuaan yang dialami manusia pasti tak terelakkan. Semakin bertambahnya usia, maka akan terjadi penurunan fungsi tubuh.

Pada orang lanjut usia (lansia) penurunan fungsi tubuh ini membuat gaya hidupnya perlu diperhatikan, salah satunya adalah makanan untuk lansia.

Aspek ini perlu menjadi perhatian karena pemberian asupan gizi yang sesuai dapat meningkatkan kualitas hidup para orang tua.

Pemenuhan Gizi Lansia

Dengan bertambahnya usia, maka kebutuhan gizi pada lansia juga lebih spesifik. Sebab, terjadi perubahan proses fisiologi dan psikososial akibat dari proses penuaan yang terjadi.

Bagi lansia, pemenuhan kebutuhan gizi yang baik bisa membantu proses beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialami.

Selain itu, gizi yang tercukupi dapat menjaga kelangsungan sel-sel tubuh, dan dengan demikian mampu memperpanjang usia para lansia. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lansia, berikan makanan yang kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral dan nutrisi lainnya.

Dari semua jenis makanan tersebut, ada pertanyaan penting yang kerap dilontarkan kepada perawat atau paramedis yakni “Apakah pantangan makanan untuk lansia? Bolehkah lansia makan daging?”

Konsumsi Daging untuk Lansia

Para lansia perlu mendapatkan pemenuhan gizi yang seimbang. Adapun komposisi gizi seimbang bagi manula adalah karbohidrat 50-60% dari total energi, protein 15-20% dari total energi, dan lemak 20-25% dari total energi.

Berdasarkan prinsip gizi seimbang ini, lansia masih diperbolehkan makan daging, tapi dengan batas tertentu.

Meski begitu, banyak orang kerap kali mengira daging adalah sumber lemak yang berbahaya bagi lansia. Padahal, pada usia tersebut, tidak masalah bagi lansia untuk mengonsumsi bahan makanan mengandung lemak, seperti daging.

Pilihlah daging tanpa lemak yang jumlah kalorinya lebih rendah, sehingga bermanfaat dalam menjaga berat badan sehat dan seimbang.

Baca Juga: Cara Mudah Memilih Makanan Orang Tua!

Tapi perlu diingat, konsumsi daging untuk lansia tetap perlu dibatasi. Batas konsumsi daging adalah sekitar 300 sampai 500 gram per minggu.

Ini karena selain mengandung protein yang dibutuhkan tubuh, daging juga mengandung kolesterol tinggi yang perlu dihindari. Untuk memenuhi kebutuhan protein, lansia dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi sumber lain seperti ikan, telur, susu, atau protein nabati.

Kebutuhan protein dan vitamin B pada lansia masih bisa diperoleh dari daging, ikan, ayam, dan produk susu. Sementara kebutuhan Zinc diperoleh dari hati sapi, hati ayam, daging tanpa lemak, ayam, makanan laut, produk gandum, susu, dan lainnya.

Tips Mengonsumsi Daging bagi Lansia

Dengan batas yang telah disebutkan di atas, lansia perlu memperhatikan bagaimana menu daging disajikan dalam makanannya sehari-hari.

Berikut contoh pemberian bahan makanan yang sesuai untuk manula:

PAGI

1. Pria (2150 kal)

1,5 gelas nasi/pengganti

1 butir telur/100 gr tahu

100 gr sayuran

1 gelas susu non fat

2. Wanita (1800 kal)

1 gelas nasi/pengganti

1 butir telur/100 gr tahu

100 gr sayuran

1 gelas susu non fat

PUKUL 10.00: Berikan snack/buah/jus buah

 

SIANG

1. Pria

1,5 gelas nasi/pengganti

50 gr daging/ikan/unggas

25 gr tempe/pengganti

150 gr sayuran

1 potong buah

2. Wanita

1 gelas nasi/pengganti

50 gr daging/ikan/unggas

25 gr tempe/pengganti

150 gr sayuran

1 potong buah

PUKUL 17.00: Berikan snack/buah/jus buah

 

MALAM

1. Pria

1,5 gelas nasi/pengganti

50 gr daging ikan/unggas

25 gr tempe/pengganti

150 gr sayuran

1 potong buah

2. Wanita

1 gelas nasi/pengganti

50 gr daging/ikan/unggas

25 gr tempe/pengganti

150 gr sayuran

1 potong buah