Susu Nutrisi untuk Lansia, Solusi Bangkitkan Kekuatan Setelah Puasa Ramadan

Susu Nutrisi untuk Lansia, Kembali Kuat Setelah Puasa Ramadan Susu Nutrisi untuk Lansia, Kembali Kuat Setelah Puasa Ramadan

Perbesar Huruf :

Anda perlu memperhatikan pola makan dan minum dengan baik. Nantinya, hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. Di bulan Ramadan, tentu pola hidup sehat ini bisa diterapkan dengan mengonsumsi asupan nutrisi yang pas saat saur dan berbuka puasa. Kemudian, sebisa mungkin, berolahragalah secukupnya sehingga tubuh tetap bugar.

 

Namun, kebutuhan gizi pada lansia jelas berbeda. Bagi Anda yang sudah memasuki usia lanjut, faktanya kekuatan otot Anda mengalami penurunan sebanyak 3% per tahun. Dengan demikian, asupan protein sebaiknya menjadi prioritas yang diperhatikan sehingga Anda mampu terhindar dari risiko penyakit sarkopenia. 

 

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendukung tingkat kesehatan tubuh Anda pada masa usia lanjut adalah dengan mengonsumsi susu nutrisi untuk lansia. Apalagi, dengan meminum susu yang kaya akan formula protein, nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh lansia dapat senantiasa terjaga pada tingkat yang baik. Sebetulnya, apa saja fungsi susu nutrisi untuk lansia?

 

1. Terhindar dari Osteoporosis

Kandungan kalsium dan vitamin D dapat mencegah terjadinya osteoporosis. Dengan asupan yang tepat, susu bisa membantu memadatkan tulang dan mencegah risiko kerapuhan.

 

2. Demi Kesehatan Jantung

Kandungan kalium dalam susu nutrisi untuk lansia dapat mendukung stabilnya tekanan darah dan meminimalkan efek natrium.

 

3. Bebas Radang Sendi

Kalsium, vitamin D, dan protein yang tinggi bisa membantu lansia untuk bebas dari risiko peradangan sendi atau osteoarthritis.

 

4. Menjaga Otot

Bagi lansia, protein adalah salah satu kandungan yang krusial. Dengan asupan tinggi, protein mampu memelihara kekuatan dan massa otot serta kesehatan tulang yang nantinya berpengaruh terhadap metabolisme tubuh serta stabilnya berat badan.

 

5. Mencegah Alzheimer

Penelitian yang dikeluarkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition menyimpulkan bahwa susu mengandung antioksidan yang tinggi sehingga risiko kerusakan otak bisa diredam. 

 

6. Mengurangi Risiko Depresi

Ternyata, mengonsumsi susu juga bisa menurunkan risiko depresi pada lansia. Vitamin D mampu meningkatkan produksi serotonin, yaitu hormon yang bersinggungan dengan suasana hati.

 

7. Menjaga Hidrasi dalam Tubuh

Susu dianggap minuman yang tepat sebagai pemulihan setelah Anda melakukan aktivitas yang melelahkan karena mengandung 90% air serta elektrolit. Faktanya, tubuh Anda tidak hanya membutuhkan asupan cairan, tetapi juga nutrisi-nutrisi lainnya. 

 

Lebih dari itu, susu nutrisi untuk lansia juga bisa menjadi solusi untuk membangkitkan kekuatan setelah Anda menjalankan ibadah puasa Ramadan. Nutrisi yang bergizi serta asupan-asupan lain yang diperlukan oleh tubuh dapat Anda temukan dalam susu nutrisi. 

 

Susu Ensure, misalnya, yang merupakan susu untuk lansia dengan kandungan Triple Protein. Kandungan tersebut dapat melengkapi kebutuhan jasmani, khususnya pada persendian dan tulang Anda yang sudah berusia lanjut serta baru saja melewati bulan Ramadan. Lalu, susu nutrisi untuk lansia ini juga dilengkapi dengan kandungan 14 vitamin & 9 mineral, Omega 3 & 6, serat pangan, kalsium yang tinggi dan vitamin D. Ensure pun rendah laktosa, mampu menjaga level hidrasi, dan tersajikan dengan cita rasa yang memikat lidah.

 

Tentunya, pola konsumsi susu nutrisi untuk lansia perlu diimbangi dengan pola makan yang teratur. Saat berbuka puasa, konsumsilah asupan-asupan yang  bernutrisi. Selain itu, kadar mineral di dalam tubuh juga perlu tercukupi sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. Tidak lupa, olahraga dan istirahat yang cukup perlu diterapkan guna menjaga kesehatan tubuh.