10 Asupan Penambah Stamina Tubuh untuk Orang Sakit

459x Dibaca
10 Asupan Penambah Stamina Tubuh untuk Orang Sakit 10 Asupan Penambah Stamina Tubuh untuk Orang Sakit

Perbesar Huruf :

Ketika sakit seseorang akan merasa lemah dan lesu; bahkan sekadar melakukan aktivitas ringan. Kita mungkin juga merasa tidak memiliki energi untuk melakukan apa pun.

Kabar baiknya, rasa tidak memiliki stamina saat sakit ini dapat diperbaiki dengan memenuhi asupan nutrisi harian. Salah satunya dengan minum susu penambah stamina tubuh.

Dalam susu penambah stamina tubuh untuk orang sakit biasanya mengandung berbagai nutrisi sebagai sumber energi, seperti protein.

Naiknya Kebutuhan Nutrisi Saat Sakit

Kehilangan stamina saat sakit memang umum terjadi. Akan tetapi pada lansia, kondisi itu bisa cukup parah. Penuaan memang sering dikaitkan dengan stamina yang buruk.

Penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang lansia merasa kekurangan energi dan menghabiskan hari-harinya hanya dengan duduk. Saat sakit, rasa tidak berenergi bisa terasa lebih buruk.

Kebutuhan protein saat sakit akan meningkat. Bahkan, dapat dikatakan nutrisi yang paling dibutuhkan saat sakit adalah protein. Fungsi protein adalah untuk kekuatan dan menjaga massa tubuh.

Selain protein, tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi lain yang tak kalah penting. Misalnya untuk mempercepat penyembuhan, dibutuhkan karbohidrat, vitamin C, dan lemak.

Sumber Nutrisi Penambah Stamina Orang Sakit

Ada begitu banyak nutrisi yang harus diperhatikan saat sakit, bukan? Artikel ini akan membahas satu per satu makanan penghasil nutrisi baik bagi orang sakit.

1. Brokoli

Brokoli merupakan pembangkit tenaga bagi tubuh yang sedang sakit. Nutrisi di brokoli yang membantu memperkuat daya tahan tubuh adalah vitamin C, kalsium, dan serat. Kandungan brokoli seberat 100 gram adalah:

 

Energi:

34 Kkal

Protein:

2,82 gram

Lemak:

0,37 gram

Karbohidrat:

6,64 gram

Serat:

2,6 gram

Kalsium:

47 miligram

Kalium:

316 miligram

Vitamin C:

89,2 miligram

 

2. Ikan dan Makanan Laut

Ikan dan makanan laut menjadi sumber protein yang baik untuk penyembuhan saat sakit. Semua jenis ikan mengandung protein tinggi.

 

Sebagai contoh, ikan cakalang mengandung 19,6 gram protein dalam setiap 100 gram daging ikan segar. Untuk lebih detailnya, berikut kandungan ikan kakap segar dalam ukuran 100 gram.

 

Energi:

92 Kkal

Protein:

20 gram

Lemak:

0,7 gram

Kalsium:

20 miligram

Fosfor:

200 miligram

Zat besi:

1 miligram

 

3. Daging Tanpa Lemak

Daging tanpa lemak juga merupakan sumber protein tinggi. Konsumsi 100 gram daging sapi rendah lemak memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh lansia setiap harinya.

 

Selain jumlah protein yang besar, kualitas protein pada daging sapi sangat tinggi. Protein dalam daging sapi mengandung seluruh 9 asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan memelihara tubuh. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram daging sapi rendah lemak adalah:

 

Energi:

174 Kkal

Protein:

19,6 gram

Lemak:

10 gram

Kalsium:

11 miligram

Fosfor:

181 miligram

Kalium:

489 miligram

Zinc:

4,9 miligram

 

4. Kacang-kacangan

Semua jenis kacang-kacangan ini adalah sumber protein nabati yang baik. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung serat, vitamin B, fosfor, magnesium, dan zat besi. Misalnya saja dalam 100 gram kacang merah terdapat berbagai nutrisi berikut:

 

Energi:

171 Kkal

Protein:

11 gram

Lemak:

2,2 gram

Karbohidrat:

28 gram

Serat:

2,1 gram

Kalsium:

293 miligram

Zinc:

1,4 miligram

Karoten:

10 mcg

 

5. Susu Penambah Stamina Tubuh

Susu dapat menjadi salah satu penambah stamina setelah sakit. Vitamin B12 adalah nutrisi yang menjadikan susu penambah imun tubuh. Kandungan nutrisi lain juga menambah manfaat susu untuk kesehatan tubuh. Dalam 100 gram susu sapi segar terdapat:

 

Energi:

61 Kkal

Protein:

3,2 gram

Lemak:

3,5 gram

Karbohidrat:

4,3 gram

Kalsium:

143 miligram

Vitamin A:

39 mcg

Vitamin C:

1 miligram