Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi

886x Dibaca
Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi Whey dan Kasein: Nutrisi Susu yang Mengandung Protein Tinggi

Perbesar Huruf :

Susu adalah salah satu bahan pangan yang dapat menjadi sumber protein tinggi. Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh bagi semua kalangan usia, termasuk lansia.

Konsumsi makanan kaya protein sangat penting bagi lansia, terutama jika sedang mencoba menurunkan berat badan, mengalami penyakit kronis, atau sedang sakit yang membutuhkan rawat inap.

Mengingat pentingnya asupan posisi protein bagi lansia, maka sangat mudah menemukan berbagai merk susu yang mengandung protein tinggi di pasaran.

Asupan Kebutuhan Protein Harian Lansia

Proses penuaan membuat tubuh memproses protein dengan kurang efisien. Akibatnya, lansia memerlukan lebih banyak asupan protein untuk mempertahankan massa otot, menjaga kesehatan tulang, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata:

  1. Laki-laki
    • Usia 50 – 64 tahun: 65 gram
    • Usia 65 – 80 tahun: 64 gram
    • Usia 80 tahun ke atas: 64 gram
  2. Perempuan
    • Usia 50 – 64 tahun: 60 gram
    • Usia 65 – 80 tahun: 58 gram
    • Usia 80 tahun ke atas: 58 gram

Tapi, kerap kali asupan protein dari makanan tidak mencukupi kebutuhan protein orang lanjut usia. Makanya, peran susu berprotein tinggi menjadi sesuatu yang vital.

Ada banyak merk susu yang mengandung protein tinggi dijual di pasaran. Setiap jenis susu yang dijual di pasaran biasanya mengandung protein. Meski demikian, jenis protein dalam setiap susu biasanya berbeda-beda.

Karenanya, memahami kebutuhan dan variasi protein yang sesuai untuk tubuh merupakan cara mudah untuk tetap hidup sehat. Tentu saja dibutuhkan waktu untuk bisa memahami berbagai jenis protein yang beraneka ragam.

Walaupun ada dua jenis protein yang telah teruji secara klinis, terbukti manfaatnya bagi tubuh, dan terus digunakan sampai saat. Kedua jenis protein itu adalah Kasein dan whey.

Meski sama-sama berasal dari susu, kedua protein ini sangat berbeda. Sebagai ilustrasi, pada segelas susu sapi yang mengandung 8 gram protein; jenis protein utamanya adalah Whey dan Kasein.

Kedua jenis protein tersebut sama-sama penting dalam pembentukan massa otot. Akan tetapi keduanya punya keunikan sendiri-sendiri bagi tubuh Anda.

Apa Itu Whey dan Kasein?

Whey dan Kasein adalah dua jenis protein yang ditemukan dalam susu sapi. Keduanya merupakan protein berkualitas tinggi karena mengandung asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan.

Dengan kata lain, jenis protein ini tidak diproduksi oleh tubuh. Meski begitu, kedua jenis protein ini mudah diserap oleh tubuh.

Baik protein Kasein maupun whey sangat penting bagi pertumbuhan massa otot. Selain itu, Kasein dan Whey Protein membentuk kembali otot yang lelah setelah berolahraga.

Perbedaan Whey dan Casein

Walau sama-sama memiliki fungsi untuk pembentukan massa otot, apa perbedaan Whey dan Kasein?

Perbedaan pertama dari kedua jenis protein ini adalah komposisinya dalam susu. Protein Kasein adalah protein dominan yang ditemukan pada susu, yaitu sekitar 80%. Sedangkan kadar Whey protein pada susu hanya 20%.

Perbedaan kedua ada dalam proses penyerapan tubuh. Meskipun dalam penelitian kedua jenis protein ini sama-sama mudah diserap, tapi lama proses penyerapan kedua protein ini berbeda.

Tubuh menyerap protein Kasein lebih lambat dibanding Whey Protein. Penelitian menemukan kadar asam amino dalam darah tetap tinggi selama 4-5 jam setelah konsumsi Kasein, sedangkan pada konsumsi Whey Protein hanya bertahan 90 menit.

Perbedaan ketiga adalah fungsi untuk otot tubuh. Whey Protein dikenal memiliki sifat anabolik, yaitu berfungsi lebih baik dalam membangun dan membentuk otot. Sedangkan protein Kasein memiliki sifat anti katabolik, yang artinya bermanfaat untuk mencegah kerusakan otot.

Manfaat Whey Dan Casein

Whey Protein dan Kasein memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat untuk tubuh. Seperti yang telah disebutkan di atas, kedua jenis protein ini bermanfaat untuk massa otot. Lebih menariknya lagi, kedua jenis protein ini juga memiliki sejumlah efek positif yang berbeda bagi tubuh.

Protein Kasein

Penelitian menemukan bahwa protein Kasein mengandung peptida bioaktif yang terbukti memiliki kebaikan bagi sistem imun dan pencernaan. Selain itu, senyawa yang terdapat pada protein Kasein bermanfaat bagi kesehatan jantung, dengan cara menurunkan tekanan darah dan penggumpalan darah.

Whey Protein

Whey Protein mengandung sejumlah protein aktif bernama imunoglobulin yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Imunoglobulin dalam Whey Protein memiliki sifat antimikroba, baik membunuh atau memperlambat pertumbuhan mikroba berbahaya, seperti bakteri dan virus. Penelitian lain menunjukkan peptida pada Whey Protein dapat mencegah kanker.