Apa Itu Protein Isolat? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

5 Menit membaca
11108x Dibaca
Apa Itu Protein Isolat? Cari Tahu Jawabannya di Sini! Apa Itu Protein Isolat? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Perbesar Huruf :

Protein merupakan salah satu nutrisi paling penting yang dibutuhkan tubuh. Protein bisa diperoleh melalui bahan makanan nabati maupun hewani, seperti daging dan kedelai. Protein memiliki banyak peran dan fungsi bagi tubuh, salah satunya yakni membentuk jaringan otot dan memperbaiki sel yang rusak. Karenanya, tubuh membutuhkan asupan protein setiap hari.

Namun pernahkah Anda mendengar tentang isolat protein? Apa sih bedanya dengan protein biasa? Dan dari mana tubuh kita bisa mendapatkannya? Untuk tahu jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Mengenal Isolat Protein

Ketika ditanya tentang isolat protein, kebanyakan orang mungkin akan menjawab belum pernah mendengarnya. Namun kemungkinan tanpa disadari mereka sudah pernah mengkonsumsinya melalui makanan atau minuman sehari-hari.

Lalu, apa itu protein isolat?

Secara sederhana, isolat protein dapat diartikan sebagai bentuk protein yang telah dimurnikan sehingga memiliki kadar protein yang lebih tinggi.

Isolat protein memiliki kandungan protein lebih dari 85% dalam bentuk basah. Hal ini menjadikan isolat protein sebagai bentuk protein yang lebih murni dibandingkan bentuk protein biasa.

Bentuk isolat protein pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat sekitar tahun 1950-an. Isolat protein telah dikembangkan untuk berbagai jenis kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang tanah, kanola, almond, wijen, kacang mete, dan kacang navy.

Isolat menjadikan protein lebih mudah dicerna dan diformulasikan ke dalam produk makanan yang berbeda, sehingga telah digunakan secara luas untuk berbagai industri makanan, minuman, dan susu karena memiliki sifat fungsional yang berbeda.

Isolat protein memiliki keunggulan berupa tinggi konsentrasi protein, warna, rasa, dan sifat fungsional, membuatnya menjadi bahan baku yang ideal. Juga telah menjadi sumber utama protein yang murah terutama untuk atlet atau vegetarian. Sayangnya, isolat protein tidak mengandung serat makanan.

Kini, bentuk isolat protein telah digunakan untuk protein nabati maupun hewani, seperti dari ikan dan susu sapi dengan kombinasi pengendapan isoelektrik dan basa, diikuti dengan sentrifugasi untuk mendapatkan isolat murni yang selanjutnya dikeringkan menjadi bubuk dengan sekitar 90% protein.

Protein dan Isolat Protein Soya

Salah satu sumber protein yang dapat diproses menjadi isolat protein adalah kacang kedelai (soya) menjadi isolat protein soya.

Isolat protein soya adalah salah satu bentuk isolat protein yang paling dikenal dan memiliki kandungan protein tinggi hingga sekitar 90%. Terbuat dari tepung kedelai yang telah diproses dengan menghilangkan sebagian besar kandungan lemak dan karbohidrat di dalamnya.

Isolat protein dari soya ini biasanya dikombinasikan dengan bahan nutrisi lain seperti vitamin, mineral, dan penyedap rasa dalam pembuatan bubuk suplemen protein soya. Isolat protein soya berbeda dengan protein yang diperoleh langsung dari kacang kedelai karena telah melalui proses ekstraksi dan pemurnian.

Perbedaan protein dan isolat protein soya di antaranya kandungan protein kedelai masih bercampur dengan air, lemak dan karbohidrat sedangkan isolat protein soya memiliki sekitar 90% protein. Isolat protein soya juga lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh dibandingkan protein dari kacang kedelai.

Salah satu produk olahan kedelai lainnya yaitu formula isolat protein soya. Berbeda dengan susu kedelai, formula isolat protein soya melalui proses yang lebih kompleks dalam pembuatannya. Kandungan didalamnya telah diformulasikan secara khusus.

Formula isolat protein soya adalah formula yang menggunakan bahan baku utama isolat protein soya yang kemudian ditambahkan bahan-bahan lain, seperti sumber karbohidrat nabati, asam amino tambahan, lemak nabati, vitamin, dan mineral hingga memenuhi ketentuan yang berlaku untuk formula isolat protein soya.