Apa Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis? Berikut Penjelasannya!

888x Dibaca
Apa Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis? Berikut Penjelasannya! Apa Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis? Berikut Penjelasannya!

Perbesar Huruf :

Osteoporosis dan osteoarthritis merupakan jenis penyakit tulang. Meski namanya mirip, keduanya merupakan penyakit tulang berbeda.

Kedua penyakit ini diawali dengan kata “osteo” yang artinya tulang. Sementara “porosis” artinya berpori dan “arthritis” artinya radang sendi.

Namanya yang mirip membuat kebanyakan orang salah menafsirkannya. Di sisi lain, ada orang yang menderita kedua penyakit ini secara bersamaan.

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis adalah penyakit tulang, di mana massa tulang dan kepadatan mineral tulang menurun, yang menyebabkan peningkatan risiko patah tulang. Ini berarti tulang menjadi lebih tipis, lebih rapuh, dan lebih mudah patah. Penyakit ini juga kerap disebut pengeroposan tulang.

Pengeroposan tulang merupakan penyebab utama patah tulang pada wanita pascamenopause dan pria berusia lanjut.

Patah tulang dapat terjadi di manapun, tetapi paling sering terjadi pada tulang pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.

Gejala Tulang Keropos

Tulang keropos disebut penyakit "senyap" karena biasanya tidak ada gejala sampai tulang patah atau satu atau lebih tulang belakang kolaps (fraktur).

Kendati demikian, Anda perlu mewaspadai gejala berikut:

  • Kehilangan tinggi badan (semakin pendek satu inci atau lebih).
  • Perubahan postur (bungkuk ke depan).
  • Sesak nafas (kapasitas paru-paru lebih kecil karena cakram terkompresi).
  • Fraktur tulang.
  • Nyeri di punggung bawah.

Baca Juga: 7+ Gejala Osteoporosis Pada Lansia & Cara Mengobatinya!

Para lansia perlu memperhatikan hal berikut:

  • Gigi tanggal jika osteoporosis mempengaruhi rahang
  • Sakit punggung, bisa mengindikasikan patah tulang belakang atau kompresi
  • Kehilangan tinggi badan
  • Patah tulang
  • Ada punuk di punggung atas

Faktor Yang Dapat Meningkatkan Risiko Pengeroposan Tulang

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena pengeroposan tulang meliputi:

  1. Jenis kelamin. Perempuan lebih mungkin terkena penyakit tulang keropos karena massa tulang puncak yang lebih rendah dan tulang yang lebih kecil dibanding pria.
  2. Usia. Seiring bertambahnya usia, pengeroposan tulang terjadi lebih cepat, dan pertumbuhan tulang baru lebih lambat.
  3. Riwayat keluarga. Jika salah satu orangtua Anda memiliki riwayat penyakit tulang keropos, Anda juga berisiko mengalaminya.
  4. Perubahan hormon. Rendahnya kadar hormon tertentu dapat meningkatkan potensi pengeroposan tulang. Misalnya, hormon estrogen menurun setelah perempuan menopause dan rendahnya kadar hormone testosterone pada pria.
  5. Tingkat aktivitas fisik yang rendah berkontribusi pada peningkatan potensi tulang keropos.
  6. Minum alkohol berlebihan

Apa itu Osteoarthritis?

Osteoarthritis adalah jenis radang sendi yang paling umum terjadi dan dialami jutaan orang di dunia. Osteoarthritis juga disebut pengapuran sendi atau penyakit sendi degeneratif.

Sendi adalah pertemuan antara dua tulang. Tulang rawan adalah jaringan pelindung yang menutupi ujung tulang.

Seseorang yang mengalami osteoarthritis, tulang rawan pelindung yang menjadi bantalan ujung tulang ini rusak, aus seiring waktu dan menyebabkan tulang di dalam sendi bergesekan sehingga menyebabkan rasa sakit, kekakuan, dan gejala lainnya.

Osteoarthritis lebih mungkin berkembang seiring bertambahnya usia, biasanya terjadi secara perlahan selama bertahun-tahun.

Peradangan dan cedera pada sendi bisa menyebabkan perubahan tulang, kerusakan tendon dan ligament, dan kerusakan tulang rawan yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan deformitas sendi.

Gangguan tulang ini bisa menyerang sendi dan tulang manapun, tetapi yang paling kerap dirasakan adalah sendi di tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang.

Gejala Osteoarthritis

Gejala utama osteoartritis adalah nyeri dan kekakuan pada persendian, yang membuat sendi sulit digerakkan dan melakukan aktivitas tertentu.

Gejala osteoarthritis dapat datang dan pergi, tergantung pada aktivitas Anda. Namun dalam kasus yang parah, gejala osteoarthritis bisa berlanjut.

Selain nyeri pada sendi, gejala lain yang perlu diperhatikan adalah:

  • Merasa sakit atau kaku ketika Anda tidak menggerakkan persendian untuk sementara waktu
  • Sendi tampak lebih besar dari biasanya
  • Ada suara berderak di persendian
  • Kehilangan massa otot

Osteoarthritis dapat mempengaruhi setiap sendi di tubuh, tetapi area yang paling umum terkena adalah lutut, pinggul, dan sendi kecil di tangan.

Seringkali, Anda hanya akan mengalami gejala pada 1 sendi, atau beberapa sendi pada satu waktu.

Baca Juga: 6+ Cara Mencegah Osteoporosis Sejak Dini!

Faktor Risiko Osteoarthritis

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko osteoarthritis, yakni:

  1. Cedera atau penggunaan sendi berlebih. Misalnya, lutut menekuk terlalu lama dan tekanan berulang pada sendi dapat merusak sendi dan meningkatkan risiko osteoarthritis.
  2. Usia. Risiko terkena osteoarthritis meningkat seiring bertambahnya usia.
  3. Jenis kelamin. Wanita lebih mungkin mengalami osteoarthritis disbanding pria, terutama setelah 50 tahun.
  4. Obesitas. Berat badan berlebih akan lebih menekan persendian, terutama pinggul dan lutut.
  5. Genetika. Orang yang memiliki anggota keluarga dengan osteoarthritis lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.

Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis

Perbedaan osteoporosis dan osteoarthritis yang paling mendasar terletak pada bagian tubuh yang diserang.

Penyakit pengeroposan tulang menyerang tulang-tulang dalam tubuh, terutama tulang belakang dan pinggul yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Sementara osteoarthritis atau pengapuran sendi sebagian besar terjadi karena proses penuaan. Pengapuran sendi lebih sering menyerang sendi-sendi penyangga berat badan seperti lutut, panggul, dan pergelangan kaki.

Tips Menghindari Osteoporosis Dan Osteoarthritis

Tips Menghindari Pengeroposan Tulang

Penyakit tulang keropos dapat diobati dengan perubahan gaya hidup dan penggunaan obat resep.

Untuk menghindari tulang keropos di usia tua, mulailah memperhatikan pola makan, terutama asupan kalsium dan vitamin D yang cukup untuk perlindungan tulang.

Selain itu, lakukan aktivitas fisik secara teratur seperti latihan kekuatan untuk meningkatkan kekuatan tulang dan otot.

Pinggul yang patah akibat pengeroposan tulang biasanya perlu diperbaiki melalui pembedahan. Ini dapat mencakup penggunaan "pin dan pelat" khusus, tetapi juga dapat melibatkan operasi penggantian pinggul. Pengobatan seperti ini hanya ditentukan oleh ahli bedah.

Tips Menghindari Pengapuran Sendi

Osteoarthritis merupakan kondisi jangka panjang dan tidak dapat disembuhkan. Kendati begitu, terkadang penyakit ini bisa membaik secara bertahap.

Untuk mencegah dan meminimalkan risiko osteoarthritis, hal yang bisa dilakukan adalah:

  1. Olahraga. Hindari olahraga yang membuat sendi tegang dan menanggung beban seperti berlari dan angkat beban. Sebagai gantinya, pilih berenang atau bersepeda selama 150 menit setiap minggu dan latihan kekuatan otot 2 hari sekali.
  2. Jaga postur tubuh. Jika Anda bekerja di meja, pastikan ketinggian kursi sesuai postur dan bergeraklah secara teratur.
  3. Bagi Anda yang obesitas, mulailah untuk menurunkan berat badan untuk mengurangi risiko terkena osteoarthritis.

Asupan Nutrisi Tambahan untuk Jaga Kesehatan Tulang

Selain melakukan gaya hidup sehat dan aktivitas seperti disebutkan di atas, Anda juga perlu mengonsumsi asupan nutrisi tambahan untuk menjaga kesehatan tulang seperti Ensure Gold.

Ensure Gold sendiri kini hadir dengan varian rasa baru, yaitu Gandum.

Ensure Gold Rasa Gandum mengandung nutrisi Hidroxy Methylbutyrate, Triple Protein berupa Whey, Kasein, dan Soya, serta 13 Vitamin & 9 Mineral untuk menjaga kesehatan tulang.

Tak hanya itu, nutrisi dewasa ini juga mengandung Omega 3 dan 6, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin A dan Vitamin D untuk daya tahan tubuh. Nutrisi lain dalam Ensure Gold Wheat yang tak kalah penting untuk daya tahan tubuh adalah zinc dan protein.

Ensure Gold Rasa Gandum mengandung 100 persen minyak nabati. MUFA, PUFA, minyak bunga matahari, kanola, dan kedelai yang baik untuk membantu jaga fungsi jantung.

Jadi, jaga tubuh dari osteoporosis dengan memberikan asupan nutrisi terbaik ya!

 

 

SOURCE:

How Osteoporosis and Osteoarthritis Are Different - Very Well Health. Retrieved 6 August 2022, from https://www.verywellhealth.com/osteoporosis-osteoarthritis-different-conditions-190145

What’s the link between osteoporosis and osteoarthritis?. What is osteoporosis? - Medical News Today, Retrieved 6 August 2022, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/osteoporosis-and-osteoarthritis#osteoporosis

Osteoporosis - Cleveland Clinic. Retrieved 6 August 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4443-osteoporosis

Osteoporosis Overview - National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, Retrieved 6 August 2022, from https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/osteoporosis/overview

Osteoporosis Risk Factors - MedicineNet. Retrieved 6 August 2022, from https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=20363

Everything You Need to Know About Osteoarthritis (OA) - Healthline. Retrieved 6 August 2022, from https://www.healthline.com/health/osteoarthritis#symptoms

Osteoarthritis - Cleveland Clinic. Retrieved 6 August 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/5599-osteoarthritis

Osteoarthritis - Mayo Clinic. Retrieved 6 August 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteoarthritis/symptoms-causes/syc-20351925

What are the risk factors for OA (Ostheoarthritis)?- CDC. Retrieved 6 August 2022, from https://www.cdc.gov/arthritis/basics/osteoarthritis.htm

Perbedaan pengapuran dengan pengeroposan tulang - IRA Perhimpunan Reumatologi Indonesia. Retrieved 6 August 2022, from https://reumatologi.or.id/perbedaan-pengapuran-dengan-pengeroposan-tulang/