10 Penyakit yang Sering Terjadi pada Lansia

1197x Dibaca
10 Penyakit yang Sering Terjadi pada Lansia 10 Penyakit yang Sering Terjadi pada Lansia

Perbesar Huruf :

Bertambahnya umur seringkali berdampak pada penurunan kesehatan pada lansia. Berbagai masalah kesehatan, seperti osteoporosis, katarak, demensia, atau diabetes, bisa menjadi ancaman bagi lansia.

Penyakit orang tua atau degeneratif bahkan tidak jarang mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah penyakit sendi yang membuat kesulitan bergerak dengan nyaman.

Mengapa berbagai penyakit degeneratif kerap menyerang lansia? Berikut ini penjelasan tentang faktor risiko dan penyakit yang sering terjadi pada lansia.

Mengapa Lansia Rentan Terserang Penyakit Orang Tua?

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, kini orang-orang di dunia memiliki hidup lebih panjang dengan usia lebih dari 60 tahun.

Pada 2030, WHO memprediksi, 1 dari 6 orang di dunia merupakan lansia (berusia lebih dari 60 tahun). Dengan demikian, jumlah lansia di dunia akan naik dari 1 juta pada 2020, menjadi 1,4 juta pada 2030.

Fakta tersebut bisa menjadi kabar baik karena terbukti bahwa kualitas hidup dan kesehatan penduduk dunia telah meningkat sehingga menjadi lebih panjang umur. Namun, banyaknya jumlah lansia di dunia juga bisa menghadirkan persoalan lain, yakni tantangan untuk menjaga kesehatan mereka.

Mengapa demikian? Sebab, bertambah usia seseorang juga berarti dengan bertambahnya risiko terhadap berbagai macam penyakit.

WHO menyebut, penuaan terjadi karena dampak akumulasi berbagai kerusakan molekuler dan seluler dari waktu ke waktu. Berbagai kerusakan itu pun menyebabkan penurunan bertahap dalam kapasitas fisik dan mental serta peningkatan risiko penyakit hingga kematian. Hal itulah yang menyebabkan lansia lebih rentan terserang berbagai penyakit orang tua.

Baca Juga: Begini Cara Menjaga Kesehatan Otot agar Terhindar dari Nyeri!

Penyakit yang Sering Terjadi pada Lansia

Penyakit pada lansia apa saja yang harus diwaspadai? Berikut ini 10 penyakit yang sering terjadi pada lansia:

1. Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular adalah serangkaian gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Berbagai penyakit kardiovaskular yang bisa menyerang lansia, di antaranya adalah penyakit jantung koroner, arteri koroner, hipertensi (tekanan darah tinggi), atau gagal jantung.

 

Penyakit jantung tercatat sebagai penyebab utama kematian di banyak negara. Ada berbagai faktor risiko yang bisa menyebabkan penyakit jantung, seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, merokok, dan usia. Adapun bertambahnya usia menjadi faktor risiko penyakit jantung yang tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Apa Ciri - Ciri Jantung Bermasalah? Temukan Infonya Disini!

2. Kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang sering terjadi pada lansia. Penyakit ini terjadi karena adanya replikasi sel yang cepat dan tidak normal dalam tubuh. Sel-sel itu kemudian membentuk tumor yang menyebar cepat melalui aliran darah.

 

Oleh karena itu, lansia sebaiknya melakukan skrining kanker secara berkala. Penting juga untuk mengenali gejala umum kanker, seperti adanya benjolan atau massa tidak terduga di bagian tertentu tubuh, penurunan berat badan, serta adanya darah di tinja, urin, muntah, atau saat batuk.

3. Radang sendi

Radang sendi adalah salah satu jenis penyakit yang paling sering menyerang lansia. Penyakit sendi pada lansia dapat menyebabkan nyeri sendi dan peradangan sehingga membatasi gerak.

 

Ada dua jenis radang sendi yang umum terjadi, yakni osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Adapun pada lansia, radang sendi yang kerap terjadi adalah osteoarthritis yang disebabkan oleh keausan. Semakin tua usia seseorang, semakin sering pula sendi digunakan sehingga terjadilah keausan yang menyebabkan radang sendi.

4. Diabetes melitus

Diabetes melitus biasanya terjadi pada orang di atas usia 45 tahun. Penyakit ini terjadi karena adanya resistensi terhadap insulin sehingga tubuh kesulitan memproses gula.

 

Kadar gula yang terlalu tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan masalah serius, seperti serangan jantung, stroke, kerusakan saraf, gagal ginjal, hingga kebutaan.

 

Oleh karena itu, penting bagi lansia untuk mencegah diabetes melitus dengan menerapkan kebiasaan lebih sehat, seperti olahraga teratur dan makan makanan bergizi seimbang.

5. Alzheimer dan demensia

Alzheimer adalah salah satu jenis demensia yang spesifik dan sering terjadi kepada lansia. Penyakit ini menyebabkan hilangnya ingatan dan kesulitan berpikir atau memecahkan masalah sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Adapun demensia terjadi karena perubahan otak dari waktu ke waktu. Faktor risiko terbesar dari penyakit ini, tidak dapat dihindari, seperti usia, riwayat keluarga, dan genetika.

 

Meski begitu, kita bisa melakukan beberapa kebiasaan sederhana untuk mencegah terjadinya demensia pada lansia, seperti berolahraga teratur, cukup tidur, dan diet sehat.

Tags:

nutrisi