Panduan Lengkap untuk Memenuhi Kebutuhan Serat Harian Bagi Lansia

1722x Dibaca
Panduan Lengkap untuk Memenuhi Kebutuhan Serat Harian Bagi Lansia Panduan Lengkap untuk Memenuhi Kebutuhan Serat Harian Bagi Lansia

Perbesar Huruf :

Masih banyak di antara kita yang belum memahami pentingnya memenuhi kebutuhan serat harian. Padahal, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menyatakan adanya standar Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan, dan hal ini meliputi asupan serat harian. Berikut adalah kebutuhan gizi minimal yang perlu Anda penuhi setiap harinya.

Pria

30-49 tahun: 36 gram

50-64 tahun: 30 gram

65-80 tahun: 25 gram

80+ tahun: 22 gram

Wanita

30-49 tahun: 30 gram

50-64 tahun: 25 gram

65-80 tahun: 22 gram

80+ tahun: 20 gram

Tapi, mengapa sebenarnya kita perlu memenuhi kebutuhan serat harian ini, ya? Apakah manfaatnya begitu signifikan bagi kesehatan tubuh manusia? Langsung saja simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Manfaat Serat Secara Menyeluruh

Serat pangan atau dietary fibers merupakan bagian dari makanan yang sebenarnya tidak dapat diserap oleh tubuh manusia. Kandungan ini merupakan salah satu jenis karbohidrat yang akan melewati pencernaan dan terbuang bersama feses.

Terdengar sangat tidak berguna, bukan?

Namun, hilangkan prasangka buruk Anda terhadap kandungan ini karena serat memiliki manfaat yang sangat banyak ketika melewati pencernaan. Berikut adalah berbagai manfaat yang muncul saat serat terbuang dari tubuh!

Serat merupakan karbohidrat, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Namun, karbohidrat yang satu ini lama untuk diproses oleh tubuh manusia, sehingga aman, bahkan sangat  baik, untuk dikonsumsi para pengidap diabetes.

Kolesterol terbuang bersamaan dengan serat, sehingga akan mengurangi risiko serangan jantung, hipertensi, stroke, dan berbagai macam penyakit lainnya.

Feses menjadi padat karena adanya serat. Nantinya, pencernaan jadi lancar. Serat ini sangat cocok bagi kita yang mengalami masalah pencernaan, seperti diare atau BAB yang cair.

Mengonsumsi serat dapat menjaga pencernaan dalam berbagai cara. Selain melancarkan BAB, serat terbukti dapat menjadi makanan bagi probiotik (bakteri baik yang menjaga kesehatan perut). Lalu, serat pun dipercaya dapat menurunkan risiko kanker. Tentu hal ini sangat hebat!

Dua Jenis Serat yang Perlu Dikenal

Sebenarnya, serat terdiri dari dua jenis kandungan yang berbeda: serat larut (soluble) dan serat tidak larut (insoluble). Lantas, apa bedanya, ya?

Keduanya memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda, yakni menjaga kesehatan pencernaan Anda. Namun, masing-masing jenis serat di atas bekerja dengan cara yang berbeda antara satu dan lainnya.

Pertama, serat larut, merupakan jenis serat yang berubah menjadi jel dan larut di air. Alhasil, kandungan ini dapat melembutkan feses ketika Anda BAB. Bukan hanya itu saja, nantinya, Anda pun turut menurunkan gula darah serta kadar kolesterol jika memenuhi kebutuhan serat harian.

Serat tidak larut memiliki fungsi yang berbeda lagi. Sesuai namanya, serat ini tidak larut dalam air dan akan langsung dibuang begitu saja nantinya. Eits, tapi jangan khawatir, ketika dibuang, serat ini akan memperlancar pencernaan dan BAB, sehingga sangat cocok bagi yang sedang mengalami masalah konstipasi. Menarik, bukan?