Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia Selagi Masa Penyembuhan

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia Saat Penyembuhan - Ensure Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia Saat Penyembuhan - Ensure

Perbesar Huruf :

Hal-hal yang biasanya dialami oleh tubuh lansia saat mengalami sakit atau sedang dalam masa penyembuhan adalah menurunnya kapasitas pembentukan protein dan lemak. Namun, sebaliknya terjadi peningkatan pada proses memecah protein dan lemak. Penurunan pembentukan protein dan lemak ini diakibatkan oleh nafsu makan yang menurun yang kemudian jika tidak diatasi dapat menimbulkan risiko komplikasi dan menurunnya efektivitas pada pengobatan. Sebagai upaya pemulihan di masa penyembuhan, berikut adalah hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh lansia selagi masa pemulihan.

 

Melepas Stigma dan Mitos Terkait Lansia

Dalam proses penyembuhan, ada baiknya Anda mengetahui stigma-stigma tidak benar yang bisa menghalangi proses meningkatkan daya tahan tubuh pada lansia. Misalnya, banyak lansia atau orang-orang yang memercayai bahwa olahraga sudah tidak relevan dilakukan oleh lansia. 

 

Selain itu berikut ini adalah beberapa kesalahan pemahaman yang paling umum yang sering memengaruhi para lansia untuk meninggalkan aktivitas fisik, yaitu:

 

- Orang yang lebih tua selalu lebih lemah secara fisik

- Tubuh manusia tidak membutuhkan banyak aktivitas fisik seiring bertambahnya usia

- Berolahraga berbahaya bagi orang tua

- Olahraga efektif hanyalah olahraga dengan intensitas tinggi.

 

Terlepas dari stigma di atas, terdapat hal yang bisa membuat para lansia cukup berjarak dengan aktivitas fisik, seperti beberapa preferensi orang tua yang lebih memilih aktivitas yang tidak memerlukan banyak gerak (membaca dan mengobrol), biaya yang relatif tinggi untuk menunjang olahraga khusus lansia, rendahnya akses untuk menjaga kebugaran jasmani bagi para orang tua. 

 

Dengan mengetahui ragam hal-hal ini terlebih dahulu, Anda bisa mencari cara untuk membantu diri Anda atau bahkan orang tua di sekitar Anda untuk perlahan melepas stigma dan kembali bersemangat untuk melakukan kegiatan fisik. Karena sesungguhnya kegiatan fisik ini memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Termasuk di antaranya menjaga kesehatan otot, tulang, jantung, paru-paru, persendian, hingga menjaga berat badan ideal.

 

Perangi Depresi dengan Melatih Kesehatan Emosional

Pada masa penyembuhan, tidak jarang stres melanda para lansia. Memerangi depresi dengan latihan, memang pada hakikatnya dibutuhkan oleh setiap orang tanpa terbatas lapis usia. Mulai dari kesejahteraan psikologis sampai sosial, hal ini sangat dibutuhkan. Keberadaan tingkat stres dan depresi bisa menimbulkan risiko penyakit yang lebih kronis, jadi penanggulangan emosi secara sehat perlu dilakukan. Hal-hal yang bisa dipraktikkan dalam menjaga kesehatan emosional yang berpengaruh pada meningkatkan daya tahan tubuh adalah:

 

1. Tidur yang cukup. Menjaga konsistensi waktu tidur dapat membantu pemulihan dan penyembuhan dengan optimal.

2. Hindari penyalahgunaan obat-obatan. Hindari ketidakteraturan konsumsi obat. Mulai dari ketidakteraturan waktu sampai dosis.

3. Lakukan kegiatan bermanfaat yang disukai. Misalnya membaca buku, bercengkerama dengan saudara atau teman. 

 

Ketiga hal di atas bisa saja dianggap sepele, namun dalam memulihkan dan meningkatkan daya tahan tubuh saat proses penyembuhan, emotional state kita memiliki peran yang penting.

 

Menjaga Fisik Tetap Sehat

Berbarengan dengan menjaga kesehatan emosional, kesehatan fisik pun perlu dilakukan demi meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya bagi lansia yang sedang berada di dalam proses penyembuhan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

 

1. Melakukan latihan fisik rutin. Tidak perlu langsung melakukan aktivitas dengan intensitas yang  tinggi, latihan fisik yang dimaksud di sini bisa berupa peregangan punggung dengan reverse fly di  rumah, latihan peregangan kaki dan dada, dengan berjalan atau menggunakan alat-alat rumah  tangga. 

2. Menjaga tubuh tetap terhidrasi. Sudah banyak studi mengatakan bahwa meminum air putih  sangat berpengaruh dalam proses peningkatan daya tahan tubuh. Bukan hanya bermanfaat untuk  pemulihan, namun juga untuk menjaga kebugaran di kemudian hari. 

3. Pastikan makan secara teratur. Penurunan nafsu makan biasanya dialami pada lansia, salah satu  penyebabnya adalah berkurangnya fungsi indera perasa dan keberadaan masalah pada gigi.  Namun, Anda bisa membuat jadwal rutin untuk jam makan agar kurangnya nafsu makan tidak lagi  menjadi hambatan. Jadwal ini juga perlu disesuaikan dengan waktu istirahat.

 

Itu dia beberapa cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama masa penyembuhan pada lansia. Pada poin makan teratur, hal ini perlu didukung juga dengan asupan nutrisi yang seimbang. Pada lansia yang sedang berada dalam masa penyembuhan, dibutuhkan kebutuhan serat harian tinggi, serta asupan 35 kalori per kilogram berat badannya untuk menunjang aktivitas dan kebutuhan harian. Hal ini bisa dipenuhi dengan asupan makanan sehat yang memiliki kadar vitamin dan mineral yang bisa Anda dapatkan di ikan, biji-bijian, sayur-mayur, dan juga buah.

 

Rutin meminum susu tinggi protein juga bisa menyokong proses penyembuhan pada lansia, sebab di dalam kandungannya terdapat senyawa hasil pemecahan asam amino leusin. Hal inilah yang dibutuhkan untuk memecah protein yang dapat meningkatkan pembentukannya di dalam tubuh agar para lansia tidak kehilangan massa ototnya. Goldsure by Ensure bisa menjadi solusi untuk penyembuhan, yang tentunya perlu dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter. Dengan kandungan omega 3 & 6, rendah laktosa yang aman bagi pencernaan, serta kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, juga kalsium dan Triple Protein, nutrisi yang dibutuhkan pada lansia dapat terpenuhi dengan optimal sehingga bisa senantiasa beraktivitas dengan baik.