Makanan untuk Lansia: Porsi dan Pola Makan yang Direkomendasikan

815x Dibaca
Makanan untuk Lansia: Panduan Porsi dan Pola Makan! Makanan untuk Lansia: Panduan Porsi dan Pola Makan!

Perbesar Huruf :

Dalam setiap rentang usia, mengontrol jumlah asupan makanan dan gizi yang masuk ke dalam tubuh penting untuk dilakukan. Terlebih lagi jika memasuki usia senja atau kerap disebut dengan istilah lansia.

Kebutuhan asupan nutrisi dan makanan untuk lansia tentu berbeda dengan saat masih muda. Hal ini disebabkan oleh kemampuan organ pencernaan yang berubah. Saat asupan nutrisi pada lansia tidak terpenuhi, daya tahan tubuh pun akan melemah.

Apalagi, penuaan berkaitan dengan defisiensi mikronutrien yang dapat menurunkan fungsi daya tahan tubuh. Salah satu solusi mencegah dan mengatasi sejumlah kondisi tersebut adalah memilih pola makan yang sehat dengan asupan nutrisi gizi seimbang.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan dalam pola makan lansia?

Jumlah Kebutuhan Kalori dan Cairan Lansia

Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan kalori yang berbeda. Bahkan perbedaan jenis kelamin juga mempengaruhi kebutuhan kalori.  Dalam panduan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Angka Kecukupan Gizi  (AKG) Masyarakat Indonesia, kecukupan kalori lansia per hari adalah:

  1. Kebutuhan Kalori Laki-laki
    • Usia 50-64 tahun: 2150 kkal
    • Usia 65-80 tahun: 1800 kkal
    • Usia 80 tahun ke atas: 1600 kkal
  1. Kebutuhan Kalori Perempuan
    • Usia 50-64 tahun: 1800 kkal
    • Usia 65-80 tahun: 1550 kkal
    • Usia 80 tahun ke atas: 1400 kkal

Dalam pola makan sehat manusia, kebutuhan air adalah salah satu hal krusial untuk diperhatikan. Alasannya, karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Agar tubuh dapat bekerja dengan baik, Anda perlu memastikan tubuh terhidrasi dengan baik melalui pemenuhan kebutuhan cairan. Hal tersebut juga berlaku untuk lansia.

Masih merujuk pada AKG Masyarakat Indonesia yang diterbitkan oleh Kemenkes RI, kecukupan air lansia per hari adalah:

  1. Kebutuhan Air Laki-laki
    • Usia 50-64 tahun: 2500 ml
    • Usia 65-80 tahun: 1800 ml
    • Usia 80 tahun ke atas: 1600 ml

 

  1. Kebutuhan Air Perempuan
    • Usia 50-64 tahun: 2350 ml
    • Usia 65-80 tahun: 1550 ml
    • Usia 80 tahun ke atas: 1400 ml

 

Biasanya, saat tubuh memerlukan cairan, kita akan merasa haus. Tapi, seiring bertambahnya usia, respons rasa haus ini menjadi berkurang. Akibatnya, lansia kerap mengabaikan tanda tubuh butuh cairan.

Jika sudah begitu, bukan tidak mungkin lansia akan mengalami dehidrasi. Kabar buruknya, jika dehidrasi ini berlangsung cukup lama dapat mempengaruhi fungsi ginjal dan saluran kemih.

Untuk itu, memenuhi kebutuhan cairan pada lansia adalah hal vital yang perlu diperhatikan. Kebutuhan cairan lansia adalah seperti kebutuhan cairan orang dewasa umumnya. Lansia direkomendasikan minum 8 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Porsi Makan Lansia Setiap Hari

Hal yang sering membingungkan saat membicarakan porsi makan orang tua adalah seberapa besar porsi makan dan berapa kali lansia makan setiap harinya. Untuk menghadapi kebingungan tersebut, mari bersama merujuk pada petunjuk yang terdapat di Isi Piringku dari Kemenkes RI.

Panduannya cukup mudah, dengan menggunakan piring yang biasa Anda pakai untuk makan. Pembagian porsinya sendiri adalah setengah piring berisi buah dan sayur. Sedangkan setengah piring lainnya berisi makanan pokok dan lauk-pauk.

Menurut buku Lanjut Usia yang diterbitkan Kemenkes RI, pembagian makanan pokok dan lauk pauk dalam setengah piring itu adalah sepertiga lauk pauk dan 2/3 makanan pokok.

Untuk memudahkan Anda, sebagai gambaran, berapa gram nasi untuk lansia makan dalam sekali makan adalah 100-150 gram.  Selain nasi, makanan pokok yang bisa dipilih seperti umbi-umbian dan roti.

Sedangkan untuk lauk pauk, Anda bisa menyiapkan protein hewani dan juga protein nabati. Contoh protein hewani seperti daging, unggas, telur, dan makanan laut. Untuk protein nabati, Anda bisa memilih tahu, tempe, dan lain sebagainya.