Malnutrisi: Kenali Sebabnya & Diet Sehat untuk Menghindarinya

Malnutrisi: Kenali Sebabnya & Diet Sehat untuk Menghindarinya Malnutrisi: Kenali Sebabnya & Diet Sehat untuk Menghindarinya

Perbesar Huruf :

Banyak yang berkata bahwa malnutrisi adalah sesuatu yang setiap individu harus hindari. Anggapan ini benar 100% karena kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan juga kesehatan Anda. Tapi, apa sih, malnutrisi itu?

Malnutrisi pada dasarnya memiliki arti asupan nutrisi yang tidak terpenuhi atau tidak seimbang. Alhasil, nutrisi yang dimakan tidak dapat menjaga kesehatan seorang individu. Nah, umumnya, diet tidak sehat adalah pemicu utama dari kondisi ini.

 

Mengenal Malnutrisi Lebih Jauh

Malnutrisi bukan hanya permasalahan asupan yang kurang saja. Pasalnya, asupan nutrisi berlebihan pun bisa jadi masalah. Kondisi ini disebut sebagai overnutrition dan menyebabkan obesitas.

Namun, kali ini, artikel akan membahas lebih lanjut seputar kekurangan nutrisi atau undernutrition. Pasalnya, undernutrition bisa meningkatkan risiko terserang penyakit pada orang tua. Terutama jika Anda kekurangan mengonsumsi protein.

 

Sarkopenia, Ketika Otot Menyusut Drastis

Penyusutan otot secara drastis, atau sarkopenia, tidak terjadi secara langsung. Bahkan, rata-rata orang dewasa sebenarnya akan mengalami penurunan kekuatan otot sebanyak 3% setiap tahunnya. Apabila hal ini tidak dihindari, sarkopenia jelas dapat terjadi.

Sarkopenia merupakan kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara pemrosesan sel pertumbuhan (anabolisme) dan sel penghancuran otot (katabolisme). Ketika katabolisme terjadi lebih banyak dibandingkan anabolisme, tentu yang jadi korbannya adalah massa otot Anda.

Bukan hanya itu saja, sarkopenia juga disebut-sebut dapat memicu penurunan kualitas dan masa hidup seseorang. Lalu, apabila mengalami penurunan kekuatan otot, Anda jelas akan lebih berisiko terjatuh dan cedera pada otot-otot Anda.

 

Penyebab Munculnya Sarkopenia

Diet tidak sehat adalah penyebab pertama munculnya sarkopenia. Pola makan atau diet yang tidak sehat di sini berarti asupan kalori dan protein tidak terpenuhi, sehingga Anda kehilangan berat badan dan juga massa otot. Oleh karena itu, meski bertambah umur, pastikan untuk menghindari sarkopenia dengan konsumsi makanan bernutrisi cukup.

Lalu, alasan kedua dari munculnya sarkopenia adalah gaya hidup yang kurang gerak. Pemicunya pun ada banyak, entah itu tidak kuat berolahraga, merasa tidak perlu berolahraga, atau kebiasaan bersantai dan duduk. Padahal, olahraga tidak harus selalu berat. Anda bisa melakukan kegiatan yang sekiranya cocok dengan usia dan juga kekuatan yang dimiliki saat ini. Tujuan utama dari olahraga adalah untuk menjaga massa otot yang ada dan sebisa mungkin meningkatkannya.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Otot Lansia dan Melawan Risiko Sarkopenia

 

Diet Sehat untuk Lansia saat Menghindari Malnutrisi dan Sarkopenia

Diet yang sehat untuk lansia sebaiknya dapat memenuhi kebutuhan kalori, protein, vitamin, dan juga mineral tertentu. Apabila kekurangan nutrisi tertentu, hal tersebut bisa jadi penyebab munculnya sarkopenia. Lalu, apabila banyak nutrisi yang Anda tidak penuhi, itulah penyebabnya malnutrisi undernutrition yang sedang Anda alami.

Berikut adalah beberapa nutrisi yang perlu Anda penuhi demi melawan sarkopenia dan malnutrisi!

  1. Protein

Protein berfungsi membangun jaringan otot dan membuatnya kuat. Namun, saat usia lanjut, anabolisme atau pembentukan sel pertumbuhan otot sulit diproduksi, sehingga Anda perlu mengonsumsi lebih banyak protein.

Jadi, pastikan untuk mengonsumsi daging merah, ikan, kedelai, atau telur setiap harinya. Makanan-makanan ini juga mengandung asam amino leusin yang mampu mengelola pertumbuhan otot manusia.

  1. Asam Lemak Omega-3

Omega-3 bisa Anda peroleh lewat makanan-makanan laut (seafood) atau suplemen. Kegunaan dari nutrisi ini juga penting, yakni sebagai senyawa anti peradangan. Namun, bukan hanya itu saja, omega-3 pun disinyalir bisa membantu otot tumbuh secara langsung.

  1. Kreatin

Kreatin adalah bahan yang familier bagi para atlet karena dapat membantu pembentukan otot. Namun, tahukah Anda bahwa jenis protein ini sebenarnya diciptakan sendiri oleh tubuh? Tujuannya adalah agar tubuh Anda tidak kekurangan protein. Akan tetapi, bila memiliki risiko sarkopenia, kreatin bisa menjadi nutrisi yang berguna untuk pertumbuhan otot.

  1. Vitamin D

Sama seperti kreatin, vitamin D dibuat sendiri oleh tubuh manusia. Ketika terpapar sinar matahari, kulit manusia memberi sinyal untuk memproduksi vitamin D.

Namun, sayangnya, banyak dari lansia yang kekurangan vitamin D lantaran jarang terpapar sinar matahari. Kemudian, dengan suplementasi vitamin D, sarkopenia dan malnutrisi bisa dihindari. Sebab, vitamin D dapat membantu peningkatan kekuatan otot pada lansia.

  1. Vitamin C

Apakah Anda jarang makan buah dan sayur? Bisa jadi Anda pun mengalami defisiensi vitamin C. Salah satu tanda diet tidak sehat adalah yang tidak menambahkan vitamin ini di dalamnya dan bisa memicu berbagai gejala, seperti tubuh lemas, depresi, dan masalah-masalah lain pada jaringan tubuh manusia.

  1. Vitamin B12

Selain itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin A. Sebab, defisiensi vitamin A cukup mengganggu, yakni masalah tubuh lemas, sakit, tubuh jadi tidak seimbang, gangguan penglihatan, dan lain sebagainya.

  1. Zat Besi

Sedangkan, untuk mineral, kekurangan zat besi merupakan sesuatu yang sangat perlu Anda hindari karena dapat menyebabkan anemia. Tanpa zat besi, tubuh jadi tidak bisa memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup. Jadi, jangan lupa untuk mengonsumsi daging merah, seafood, kacang-kacangan, serta sayuran, seperti bayam.

Demikian tadi penjelasan mengenai malnutrisi serta diet sehat untuk lansia agar dapat menghindari kondisi ini. Kesimpulannya, diet tidak sehat adalah sesuatu yang mampu memicu kekurangan nutrisi dan juga kelebihan nutrisi. Keduanya dapat membawa konsekuensi besar dalam kondisi kesehatan orang tua Anda.

Namun, bila Anda atau orang tua tengah kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisinya, pastikan beliau mengonsumsi makanan sehat untuk lansia. Kemudian, jika perlu, konsultasikan dengan Dokter Anda untuk kemudian dapat diberikan Goldsure by Ensure sebagai nutrisi tambahan. Produk ini dirancang dengan formula Triple Protein (whey, kasein, dan soya) dan juga HMB atau Beta-hydroxy beta-methylbutyrate.

Triple Protein merupakan formula protein berkualitas yang dirancang sehingga mudah diserap dan dicerna, serta bertahan lama di dalam tubuh agar memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan otot. Lalu, untuk HMB, manfaatnya ada pada kemampuannya melawan hilangnya massa otot lewat pencegahan protein terpecah.

Tapi, selain itu, Goldsure by Ensure juga mengandung 14 vitamin dan 9 mineral, Omega 3 dan 6 dari bahan nabati, sumber serat FOS, dan juga tinggi kalsium dan vitamin D. Belum lagi, rasanya yang lezat serta laktosanya yang rendah pun menjadikan asupan nutrisi tambahan ini baik untuk diminum setiap hari.

Namun, sebelum membelinya, pastikan untuk memperoleh rekomendasi dari dokter. Goldsure by Ensure merupakan produk yang ditujukan untuk memenuhi nutrisi di masa pemulihan.

Kemudian, jika Anda tengah berada di kondisi yang sehat dan tidak dalam pemulihan, Ensure bisa menjadi pilihannya. Ensure merupakan produk dengan Triple Protein dan berbagai macam nutrisi lainnya untuk mendukung Anda jaga kekuatan untuk aktif sepanjang hari. Ensure merupakan brand nutrisi dewasa nomor 11 di dunia dan merupakan asupan nutrisi yang direkomendasikan di Indonesia2.

Kunjungi website resmi Ensure untuk informasi lengkap terkait produk-produk kami dan pastikan untuk membaca label sebelum membeli. Semoga bermanfaat, ya!

1Euromonitor International Limited; Consumer Health 2020 edition, Supplement Nutrition Drinks category definition, retail value sales, RSP, 2019

2IQVIA, HCP Stuty Period: Jan-Aug 2021

Sumber

Malnutrition: Definition, Symptoms and Treatment

Malnutrition: Symptoms, causes, diagnosis, and treatment

How to Fight Sarcopenia (Muscle Loss Due to Aging)

Vitamin C Deficiency - Nutritional Disorders - MSD Manual Professional Edition

9 Signs and Symptoms of Vitamin B12 Deficiency

8 Signs and Symptoms of Vitamin A Deficiency

Iron deficiency anemia - Symptoms and causes - Mayo Clinic