Cari Tahu Gejala Osteoporosis di Sini!

739x Dibaca
7+ Gejala Osteoporosis Pada Lansia dan Cara Mengobati! 7+ Gejala Osteoporosis Pada Lansia dan Cara Mengobati!

Perbesar Huruf :

 

Pengeroposan tulang merupakan salah satu kondisi yang sering menyerang orang-orang yang sudah berusia lanjut. Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang yang ditandai rendahnya massa tulang dan hilangnya jaringan tulang. Akibatnya, tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Sayangnya, gejala tulang keropos ini sering kali tidak tampak. Sebagai “silent disease”, gejala penyakit osteoporosis baru diketahui sampai suatu hari penderitanya mengalami patah tulang. Selama hal tersebut belum terjadi, penderita biasanya tidak menyadari bahwa tulangnya keropos dan rapuh.

Gejala Osteoporosis Dini

Meski gejala pengeroposan tulang kerap tidak terlihat, sejumlah kondisi osteoporosis dini bisa menjadi tanda ada permasalahan pengeroposan tulang. Kondisi ini dapat dirasakan justru bukan pada tulang, melainkan:

1. Gusi Tampak Menyusut

Gigi dan gusi ditopang oleh tulang rahang. Saat seseorang mengalami osteoporosis, semua tulang, termasuk tulang rahang akan kehilangan kepadatannya. Inilah mengapa gusi akan tampak menyusut jika seseorang terserang osteoporosis. Tak jarang hal ini membuat pipi seseorang terlihat menjadi kempot.

 

2. Kekuatan Cengkeraman Menjadi Lebih Lemah

Kekuatan genggaman yang melemah dikaitkan dengan kepadatan tulang yang rendah. Kondisi ini biasanya menjadi gejala awal osteoporosis yang terjadi pada wanita pasca menopause. Semakin genggaman tangan terasa lemah, semakin menandakan kepadatan tulang yang makin rendah. Sayangnya, ketika kekuatan genggaman seseorang makin melemah, risiko patah tulang makin tinggi karena akan lebih rentan jatuh.

 

3. Kuku Menjadi Lemah dan Mudah Rapuh

Kuku dan tulang tersusun dari mineral yang sama. Untuk mengetahui kondisi tulang, Anda bisa memperhatikan kondisi kuku. Ketika seseorang mengalami osteoporosis biasanya ditandai dengan kekuatan kuku yang melemah atau rapuh.

Gejala Osteoporosis Stadium Lanjut

Sedangkan gejala osteoporosis pada lansia di stadium lanjut bisa berupa:

1. Sakit Punggung

Osteoporosis sering kali disadari ketika seseorang mengalami patah tulang. Jika bagian tulang yang patah adalah tulang belakang, biasanya akan memunculkan rasa sakit pada punggung dan leher. Ini karena tekanan yang terjadi menjepit saraf setempat. Rasa sakit pada tekanan saraf ini bahkan bisa terasa hingga ke leher.

 

2. Penurunan Tinggi Badan Seiring Waktu

Saat kondisi osteoporosis sudah cukup parah, biasanya Anda bisa melihat perubahan tinggi badan. Penurunan tinggi badan ini terjadi karena pengeroposan tulang mulai menekan bagian tulang belakang.

 

3. Perubahan Postur Badan; Terlihat Membungkuk

Tidak hanya membuat tinggi badan menurun, osteoporosis juga membuat tubuh menjadi bungkuk. Hal ini karena tekanan pada tulang belakang menyebabkan tulang punggung bagian atas melengkung.

 

4. Mudah Patah Tulang, Bahkan Ketika Terkena Benturan Ringan

Osteoporosis yang sudah parah biasanya ditandai dengan tulang yang mudah patah atau retak. Bahkan, patah tulang bisa terjadi akibat hal-hal sepele seperti bersin atau batuk yang kuat. Untuk itu, biasanya orang yang telah didiagnosis mengalami osteoporosis perlu menjaga diri agar tidak jatuh. Karena bahkan hanya tersandung dapat mengakibatkan patah tulang.