Yuk, Pahami Faktor Risiko Penyebab Osteoporosis di Sini!

2693x Dibaca
Yuk, Pahami Faktor Risiko Penyebab Osteoporosis di Sini! Yuk, Pahami Faktor Risiko Penyebab Osteoporosis di Sini!

Perbesar Huruf :

Osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan tulang lemah dan mudah rapuh. Penyakit ini bisa meningkatkan risiko patah tulang. Jika dibiarkan tanpa penanganan dini, penyakit keropos tulang bisa menyebabkan kecacatan dan kehilangan kemandirian.

Sayangnya, penyakit ini sering datang tanpa gejala yang jelas, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tulang keropos setelah mengalami komplikasi serius.

Penyakit tulang keropos juga menjadi penyebab utama patah tulang pada wanita dan pria yang berusia lebih lanjut.

Patah tulang tersebut bisa terjadi di area tubuh mana saja, tapi paling sering terjadi pada tulang belakang, pergelangan tangan, dan tulang pinggul.

Mengingat komplikasi akibat kondisi tulang keropos bisa sangat serius, maka ada sebaiknya jika kita menjaga diri dari masalah kesehatan yang satu ini.

Hal ini pula yang membuat banyak orang bertanya-tanya osteoporosis kekurangan apa? Bagaimana cara pencegahannya?

Maka dari itu, yuk cari info lengkapnya di sini, berikut dengan faktor risiko penyebab osteoporosis, agar kita bisa melakukan pencegahan sedini mungkin.

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah retak atau patah.

Penyakit ini ditandai dengan berkurangnya kepadatan massa tulang dan perubahan bentuk mikro jaringan tulang yang menyebabkan kekuatan tulang menurun, sehingga tulang mudah rapuh dan patah.

Tulang  merupakan jaringan hidup akan rusak dan mengganti dirinya sendiri dengan materi baru. Jika mengalami osteoporosis, tulang akan rusak lebih cepat dan membuat kepadatan tulang terganggu. Tulang juga menjadi memiliki banyak pori-pori dan menjadi lebih rapuh.

Ada dua hal yang menandai terjadinya osteoporosis, yakni berkurangnya kepadatan tulang dan menurunnya kualitas tulang. Kepadatan tulang berhubungan dengan komposisi mineral penyusun tulang. Sementara itu, kualitas tulang berkaitan dengan pembentukan kembali mineral dalam tulang.

Normalnya, tulang manusia mengandung kalsium, protein, dan kolagen.

Kekurangan zat tersebut akan membuat tulang keropos,  yang akan membuat kita rentan mengalami fraktur atau patah tulang. Oleh karena itu, kita perlu melakukan langkah pencegahan agar tulang kita tidak keropos atau mengalami osteoporosis.

Osteoporosis juga terdiri dari dua jenis, yakni osteoporosis primer dan sekunder.

Osteoporosis primer disebabkan karena kurangnya hormon estrogen. Osteoporosis primer juga bisa disebabkan karena kurangnya kalsium dan vitamin D. Sedangkan osteoporosis sekunder terjadi karena penyakit atau kelainan tertentu, seperti efek obat atau pembedahan yang mempercepat pengeroposan tulang.

Mengenal apa itu osteoporosis

 

Mengapa Tulang Bisa Keropos?

Puncak massa dan kepadatan tulang manusia biasanya terjadi saat awal usia 20 tahunan. Seiring bertambahnya usia, kepadatan dan massa tulang akan hilang. Oleh sebab itu, orang berusia tua paling rentan mengalami osteoporosis.

Wanita cenderung lebih rentan mengalami osteoporosis daripada pria karena struktur tulang mereka lebih tipis.

Namun, wanita memiliki hormon estrogen yang lebih tinggi daripada pria. Hormon tersebut juga berfungsi melindungi tulang. Sayangnya, kadar estrogen wanita juga bisa menurun saat masa menopause. Hal tersebut juga bisa membuat tulang lebih mudah rusak dan rapuh.

Pada dasarnya, tulang kita akan terus menerus diperbaharui, di mana tulang yang lama akan dihancurkan dan digantikan oleh tulang yang baru. Saat kita masih anak-anak, proses pembentukan tulang baru akan terjadi lebih cepat. Setelah memasuki awal usia 20-an, proses pembentukan tulang akan melambat.

Kebanyakan orang mencapai puncak kepadatan massa tulang pada akhir usia 20-an. Seiring bertambahnya usia, massa tulang tersebut akan lebih cepat hilang sehingga memicu terjadinya osteoporosis.