Cara Mudah Memilih Makanan Orang Tua

1653x Dibaca
Cara Mudah Memilih Makanan Orang Tua Cara Mudah Memilih Makanan Orang Tua

Perbesar Huruf :

 

Memilih menu makanan orang tua atau lansia adalah perkara yang kadang tidak mudah. Pasalnya, nafsu makan lansia pada umumnya cenderung menurun.

Ditambah lagi, perubahan pada tubuh lansia yang berpengaruh pada sistem pencernaan, hormon, maupun selera. Selain itu, bagi beberapa lansia yang memiliki kondisi medis tertentu juga sering kehilangan selera makan akibat konsumsi obat-obatan.

Padahal, di usia yang semakin bertambah, kebutuhan nutrisi lansia menjadi hal krusial untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Asupan nutrisi pada lansia juga penting sebagai sumber energi beraktivitas sehari-hari. Apalagi, proses penuaan berhubungan dengan defisiensi mikronutrien yang dapat menurunkan imunitas.

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, maka, cara memilih makanan lansia menjadi bagian yang cukup vital untuk memastikan asupan nutrisi tetap terjaga.

Salah satu bagian yang tidak boleh diabaikan dari pemilihan menu makan ini adalah jenis makanan untuk lansia. Hal ini menjadi penting karena asupan nutrisi yang dibutuhkan lansia berbeda dengan anak muda karena kemampuan organ pencernaan yang berubah.

Meningkatkan Asupan Protein

Perlu dicatat, kebutuhan protein manusia berusia lanjut berbeda dengan manusia dewasa saat masih berusia muda. Kebutuhan protein pada lansia lebih besar dibandingkan saat masih muda.

Orang tua berusia 50 tahun ke atas membutuhkan protein sebesar 1,2 gram per kilogram berat badannya. Sedangkan pada usia muda, sekitar 18 hingga 49 tahun, protein yang dibutuhkan sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa lansia membutuhkan banyakan asupan protein dari makanan sehat.

Asupan protein yang lebih besar ini bertujuan untuk menjaga massa dan kekuatan otot. Selain itu, asupan protein yang cukup juga akan membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi waktu pemulihan dari sakit.

Secara garis besar, menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata:

1. Laki-laki

        Usia 50 – 64 tahun: 65 gram

        Usia 65 – 80 tahun: 64 gram

        Usia 80 tahun ke atas: 64 gram

2. Perempuan

        Usia 50 – 64 tahun: 60 gram

        Usia 65 – 80 tahun: 58 gram

        Usia 80 tahun ke atas: 58 gram

Cara Memilih Makanan untuk Orang Tua

Selain meningkatkan asupan protein, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara memilih makanan lansia. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Memilih Makanan Bernutrisi

Makanan yang tepat untuk lansia adalah makanan sehat. Tujuannya, agar lansia tetap bisa menjaga berat badan ideal, tetap berenergi, dan mendapatkan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh. Selain itu, pola makan gizi seimbang juga menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Variasi makanan untuk orang tua harus memenuhi komposisi gizi dasar berikut ini:

- Protein

Makanan yang mengandung protein cukup membantu untuk mencegah hilangnya massa otot terkait penuaan. Protein dapat diperoleh dari sumber hewani seperti daging unggas, daging sapi, daging kambing, telur, ikan, dan susu. Sedangkan protein hewani bisa diperoleh dari kacang-kacangan, tahu, dan tempe. Kedua jenis protein ini perlu dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang.

 

- Serat, Vitamin, dan Mineral

Kebutuhan serat, vitamin, dan mineral dapat terpenuhi dengan mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup. Menurut aturan Isi Piringku dari Kemenkes, kebutuhan buah dan sayur dapat dipenuhi melalui pembagian porsi sekitar setengah piring. Setengah piring lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk pauk. Panduannya cukup mudah, dengan menggunakan piring yang biasa Anda pakai untuk makan.

 

Baca Juga: Catat! Ini Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Orang Tua!

 

- Karbohidrat

Lansia membutuhkan banyak kalori untuk dapat beraktivitas. Kalori tersebut sebagian besar diperoleh dari karbohidrat. Pilihan karbohidrat yang baik adalah karbohidrat kompleks seperti ubi jalar, beras merah, dan lain sebagainya. Karbohidrat kompleks baik untuk tubuh karena dapat membantu merilis energi perlahan-lahan dibandingkan karbohidrat sederhana. Dengan begitu, konsumsi makanan sehat yang mengandung karbohidrat kompleks membantu Anda lebih berenergi sepanjang hari.