Apa yang Dimaksud dengan Osteoporosis? Yuk, Cari Tahu Infonya di Sini!

557x Dibaca
Apa Itu Osteoporosis? Jenis, Gejala, dan Penyebabnya! Apa Itu Osteoporosis? Jenis, Gejala, dan Penyebabnya!

Perbesar Huruf :

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit yang kerap diidentikkan dengan orang berusia lanjut atau lansia. Kondisi ini juga kerap disebut sebagai pengeroposan tulang.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan osteoporosis?

Dikutip dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang (kepadatan tulang) secara keseluruhan akibat ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kandungan mineral dalam tulang dan disertai dengan rusaknya arsitektur tulang yang akan mengakibatkan penurunan kekuatan tulang.

Kondisi pengeroposan pada tulang terjadi karena jarak antar jaringan tulang menjadi makin lebar yang kemudian membuatnya kehilangan kekuatan dan kepadatan.

Jenis Osteoporosis

Osteoporosis sendiri dibagi menjadi osteoporosis primer dan sekunder.

  1. Osteoporosis primer, terjadi karena usia menyebabkan perubahan pada hormon hingga mempengaruhi sel tulang. Salah satu jenisnya adalah osteoporosis pasca-menopause, yang terjadi pada perempuan setelah berhenti mengalami menstruasi. Saat menopause, perempuan mengalami penurunan kadar hormon esterogen yang berperan merangsang aktivitas sel pembentuk tulang.
  2. Osteoporosis sekunder, merupakan komplikasi akibat penyakit lain atau konsumsi obat-obatan. Misalnya saja orang yang mengonsumsi obat kortkosteroid, anti kejang, atau antasida jangka panjang. Obat-obatan ini diberikan pada pasien artritis rheumatoid, penyakit autoimun, atau gangguan tiroid.

Penyebab Osteoporosis

Secara umum, osteoporosis disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh meregenerasi sel tulang dan berimbas pada kepadatan tulang yang ikut berkurang. Saat berusia muda, kemampuan regenerasi sel tulang sangat tinggi, sehingga kepadatan tulang mencapai puncaknya ketika seseorang berusia akhir 20 tahunan.

Kecepatan regenerasi sel tulang ini kemudian melambat seiring bertambahnya usia. Saat itulah, secara perlahan massa tulang berkurang dan sel tulang rusak lebih cepat.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis, di antaranya:

        Risiko yang tidak dapat diubah seperti usia, jenis kelamin, ras, riwayat keluarga

        Tingkat hormon seperti masalah tiroid, kadar esterogen, kelenjar adrenal atau paratiroid

        Pola makan yang buruk, seperti kekurangan kalsium dan gangguan makan dapat menjadi pemicu osteoporosis

        Obat-obatan

        Penyakit lain