Bagaimana Aktivitas Fisik Ringan Setiap Hari Jauhkan Anda dari Risiko Penyakit

Bagaimana Aktivitas Fisik Ringan Setiap Hari Jauhkan Anda dari Risiko Penyakit Bagaimana Aktivitas Fisik Ringan Setiap Hari Jauhkan Anda dari Risiko Penyakit

Perbesar Huruf :

Bertambah tua adalah sebuah hal yang pasti. Dengan berjalannya waktu, usia Anda tentunya akan bertambah. Dengan demikian, fungsi-fungsi organ tubuh  juga akan terus berkurang, seiring dengan bertambahnya usia dan kesibukan. Oleh karena itu, sama sama dengan makan, aktivitas fisik ringan adalah salah satu hal yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Aktivitas fisik ringan adalah kegiatan dalam durasi waktu tertentu yang membutuhkan energi dan pergerakan otot-otot kerangka. Lantas, apa sih, pentingnya melakukan aktivitas fisik ringan?

Pentingnya Aktivitas Fisik Ringan

Banyak orang menyepelekan pentingnya beraktivitas fisik. Hal ini sering terjadi karena dampak kurang gerak tidak akan langsung terasa pada tubuh setiap orang. Kurang melakukan aktivitas fisik ringan baru akan muncul efeknya dalam jangka panjang. Padahal, aktivitas fisik ringan bisa memberikan berbagai manfaat yang penting tapi tidak Anda sadari sehari-hari.

Aktivitas Fisik Ringan yang Dibutuhkan Orang Dewasa

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap orang dalam rentang usia 18 hingga 64 tahun wajib memenuhi kebutuhan aktivitas fisik berikut ini:

        150 menit aktivitas fisik sedang atau 75 menit aktivitas fisik berat dalam seminggu

        300 menit aktivitas fisik sedang dalam seminggu jika sudah terbiasa

        Latihan otot kerangka sebanyak 3 hingga 4 kali dalam seminggu

Contoh Aktivitas Ringan

Saat melakukan aktivitas fisik ringan, Anda tidak akan merasa terengah-engah atau jantung berdegup lebih kencang dari biasanya, seperti ketika melakukan aktivitas fisik yang berat. Tubuh juga tidak akan membakar banyak kalori menjadi energi. Beberapa contoh aktivitas fisik ringan yang bisa Anda lakukan di rumah antara lain:

        Olahraga Skipping

Skipping juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan dan untuk menambah kekuatan pada tubuh karena olahraganya ini sangat mudah dilakukan pada tempat-tempat yang terbuka, seperti di teras rumah.

        Yoga

Untuk meningkatkan mobilitas, Anda juga bisa mengasah kekuatan otot dan tulang dengan yoga. Beberapa gerakan senam yoga membantu Anda untuk meningkatkan mobilitas dan fleksibilitas, serta melatih keseimbangan tubuh jadi lebih baik sehingga tidak mudah kehilangan keseimbangan.

        Berjalan Kaki

Berikutnya, salah satu jenis aktivitas fisik ringan yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki. Jenis olahraga ini sangat baik dilakukan selama 25 menit per-hari sebagai aktivitas fisik dengan intensitas sedang. Jika dilakukan secara rutin, hal ini bisa membantu tubuh Anda menjadi lebih kuat dan mencegah berbagai risiko penyakit kronis.

        Bersepeda

Bersepeda juga merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik ringan yang menyenangkan. Jika keadaan tidak memungkinkan untuk bersepeda di luar rumah, Anda bisa menggunakan sepeda statis di dalam rumah.

        Berenang

Berenang adalah aktivitas fisik ringan yang meningkatkan fleksibilitas, serta menjaga kesehatan otot dan tulang. Tak hanya itu, manfaat berenang juga bisa dirasakan jika seseorang pernah memiliki cedera atau masalah pada persendian. Hal ini karena olahraga ini tergolong low-impact sehingga tidak menimbulkan dampak berlebih pada tubuh.

        Aerobik

Senam aerobik atau aerobik saja adalah jenis aktivitas fisik ringan yang mampu meningkatkan denyut jantung dan pernapasan. Semua kalangan bisa melakukan gerakan senam aerobik dengan iringan musik untuk menambah semangat.

 

Manfaat Melakukan Aktivitas Fisik Ringan Secara Teratur

  1. Membantu Mengontrol Berat Badan

Melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin memang bisa membentuk kebiasaan baik sekaligus membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Namun, hal ini tidak menjamin bahwa olahraga rutin di waktu yang sama lebih efektif daripada olahraga di waktu yang berbeda-beda setiap harinya.

Hanya saja, jika Anda melakukan olahraga pada waktu yang sama setiap hari mungkin bisa meningkatkan jumlah durasi aktivitas fisik harian.

  1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Kronis

Aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara teratur mampu meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan tingkat trigliserida yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu, melakukan aktivitas fisik ringan secara teratur juga mampu meningkatkan aliran darah dalam pembuluh darah. Hal itulah yang dapat mengurangi kekhawatiran kita akan stroke, sindrom metabolik, diabetes tipe 2, depresi, dan arthritis.

  1. Memperkuat Tulang dan Mengurangi Risiko Osteoporosis

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin berperan dalam mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Namun, perlu diingat bahwa untuk menjaga tulang dan sendi tetap kuat, Anda juga perlu mencukupi asupan nutrisi yang penting untuk kesehatan tulang, seperti vitamin D dan kalsium.

Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan susu tinggi serat dari Ensure, jika ingin melengkapi asupan nutrisi orang tua. Kandungan triple protein, 14 vitamin & 9 mineral, Omega 3 & 6, serta rendahnya tingkat laktosa, akan membantu nutrisi yang dibutuhkan pada lansia dapat terpenuhi dengan optimal sehingga bisa senantiasa beraktivitas dengan baik.

Oleh karena itu, pastikan orang tua Anda meminum susu tinggi serat seperti Ensure dua kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Bagi mereka yang berpuasa, susu dapat diminum saat sahur dan sebelum tidur.

Itulah tadi hal-hal yang perlu Anda ketahui seputar pentingnya melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin. Selain hal-hal di atas, jangan lupa untuk selalu memiliki waktu istirahat yang cukup, agar asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dapat bekerja dengan maksimal.

 


Sumber:

https://www.cancer.org/latest-news/even-light-levels-of-physical-activity-provide-benefits.html

https://www.medicalnewstoday.com/articles/320760